Ilustrasi pemakaian masker sebagai salah satu protokol kesehatan Covid-19. (Grafis: Fa Vidhi/Ngopibareng.id)
Ilustrasi pemakaian masker sebagai salah satu protokol kesehatan Covid-19. (Grafis: Fa Vidhi/Ngopibareng.id)

Pedoman Baru WHO soal Masker

Ngopibareng.id Rek, Ojok Angel Tuturane 03 December 2020 09:51 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) kembali memperbarui pedoman Covid-19 terkait penggunaan masker. Salah satu poin penting rekomendasi WHO kali ini perlunya memakai masker di ruangan dengan ventilasi buruk.

Pada Juni 2020, WHO mendesak seluruh warga untuk tetap memakai masker kain, tidak hanya di luar ruangan tetapi di dalam ruangan yang berisiko tertular Covid-19. Kini, WHO menyebut anak 12 tahun ke atas harus selalu memakai masker di tempat dengan ventilasi buruk termasuk saat menerima tamu di rumah.

Pakai Masker meski Ventilasi Baik

WHO menyarankan untuk tetap memakai masker di luar maupun dalam ruangan dengan ventilasi yang baik. Rekomendasi WHO juga mengharuskan setiap orang setidaknya menjaga jarak satu meter demi mencegah penularan Covid-19.

"Dalam semua skenario, masker yang melindungi dari penularan virus daripada infeksi perlu disertai dengan tindakan pencegahan lain seperti mencuci tangan," kata Juru Bicara WHO, Margaret Harris.

Aktivitas Berat dan Pengidap Asma

WHO menyarankan agar setiap orang yang melakukan aktivitas fisik berat tidak memakai masker terlebih dulu dengan beberapa risiko terkait. Hal ini terutama ditujukan bagi pengidap asma.

WHO juga menyoroti aktivitas olahraga di gym, yang tetap perlu melakukan protokol Covid-19. "Ventilasi yang memadai, jarak fisik dan desinfeksi permukaan dengan sentuhan tinggi di gym harus dipertahankan, atau penutupan sementara harus dipertimbangkan," tambahnya.

Masker untuk Tenaga Medis

"Petugas kesehatan dapat mengenakan masker respirator N95 jika tersedia saat merawat pasien Covid-19, tetapi satu-satunya perlindungan yang terbukti adalah ketika mereka melakukan prosedur yang menghasilkan aerosol yang membawa risiko lebih tinggi," kata WHO.

Sementara itu, ahli epidemiologi di Indonesia terus mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk menjalankan upaya pencegahan penularan bukan hanya berupa 3M melainkan juga 3T.

#ingatpesanibu menerapkan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun lalu dibilas dengan air bersih yang mengalir selama 20 detik, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sementara pemerintah sigap melakukan 3T berupa testing atau pemeriksaan, tracing atau pelacakan kontak dan, treatment atau perawatan pasien Covid-19.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

22 Jan 2021 18:48 WIB

DPR Serahkan Surat Persetujuan Calon Kapolri kepada Presiden

Nasional

Pelantikan Kapolri baru akan dilakukan sebelum masa tugas Kapolri berakhir.

22 Jan 2021 18:42 WIB

Tunjungan dan Darmo Ditutup, Pemkot Klaim Pengusaha Tak Keberatan

Surabaya

Penutupan, pada Jumat dan Sabtu, sejak pukul 22-00 WIB sampai 08.00 WIB

22 Jan 2021 18:22 WIB

I-BOT, Serangga Pencari Korban Bencana Karya Mahasiswa ITS

Pendidikan

Mahasiswa ITS ciptakan alat deteksi korban bencana dari serangga.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...