Presiden pun ceria main angklung

Pecah rekor MURI Angklung Bareng Presiden Joko Widodo

Destinasi 28 March 2018 15:25 WIB

Memecahkan sebuah rekor, seperti apa ya rasanya? Senang, bangga, euforia, jingkrak-jingkrak, dan seterusnya. Istimewanya, pecah rekor itu dilakukan bareng Presiden. Presiden RI Joko Widodo.

Tercatat, Presiden Joko Widodo bersama 5.165 calon pegawai negeri sipil (CPNS) memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Kategorinya adalah permainan angklung terbanyak oleh aparatur sipil negara (ASN), Selasa (27/3).

Pemecahan rekor ini adalah bagian dari suport bahwa pada 16 November 2010 lalu angklung ditetapkan UNESCO sebagai The Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. Atau warisan budaya dunia tak benda.

Kamila Putri Hidayat, cucu seniman angklung nasional asal Jawa Barat, memimpin pemecahan rekor. Pentas seni yang unik itu dilangsungkan dalam acara Kuliah Umum Presiden bagi CPNS yang lolos 2017. Acara tersebut bertema Bersatu Dalam Harmoni menuju Birokrasi Berkelas Dunia 2024.

Ada tiga lagu yang dibawakan dalam pemecahan rekor itu. Yaitu You Raise Me Up, We Are the Champion, dan Nyiur Hijau. Kolaborasi apik angklung menggema. Harmonisasi nada yang apik seolah membuai.

"Inilah istimewanya angklung. Alat musik ini mempunya harmonisasi tinggi. Memainkannya pun tak sulit. Contohnya hari ini. Semua bisa mengikuti. Semoga kedepan akan banyak kolaborasi yang bisa dikembangkan, sehingga angklung makin mendunia," ujar Kamila, yang biasa dipanggil Amel tersebut.

Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, I Gde Pitana, menilai pemecahan rekor ini sangat luar biasa. Misinya juga tepat. Yaitu melestarikan dan meregenerasikan angklung seantero nusantara.

Pitana menyebut, kegiatan ini sangat memotivasi. Terlebih Angklung telah ditetapkan sebagai budaya nasional Indonesia yang diakui dunia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun ikutan angkat suara. Menpar pun berterimakasih atas kolaborasi apik yang dilakukan Presiden Joko Widodo dan ribuan CPNS yang melakukan pemecahan rekor angklung tersebut.

"Luar biasa. Sangat fenomenal. Presiden Joko Widodo sangat paham kelebihan budaya Indonesia. Saya yakin gaung angklung makin menggema di dunia. Imbasnya budaya Indonesia makin dikenal dan dapat menjaring wisatawan untuk datang," kata Menpar Arief.

Menurut Arief Yahya, budaya semakin dilestarikan semakin mensejahterakan, hal itu menjadi salah satu alasan wisatawan mau liburan ke suatu daerah. Karena itu budaya harus dilestarikan mengingat memiliki nilai ekonomis. “Laku dijual untuk turis mancanegara,” pungkas Menpar Arief Yahya. (*)

Penulis : Widi Kamidi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Mar 2020 15:00 WIB

Ridwan Kamil Potong Gaji PNS Jabar demi Lawan Corona

Nasional

Gaji Ridwan Kamil dan PNS Jabar akan dipotong selama empat bulan.

22 Mar 2020 12:15 WIB

7 Zona Merah Corona di Jawa Barat

Nasional

Zona merah ini adalah wilayah-wilayah yang terdapat warganya positif.

20 Mar 2020 22:22 WIB

Di Jabar, Korban Meninggal Akibat Corona Capai 7 Orang

Nusantara

Jumlah ini meningkat setelah sebelumnya tercatat hanya lima orang.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.