Djarot, di sela konferensi daerah DPD PDIP Jatim, di Surabaya, Rabu, 24 Juli 2019. (Foto: Farid/ngopibareng.id)

PDIP Targetkan 60 Persen di Pilkada Serentak 2020

Politik 24 July 2019 17:26 WIB

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menargetkan kemenangan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada tahun 2020 mendatang. 

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan target kemenangan dalam pilkada 2020 yakni sebesar 60 persen. Diketahui, ada 270 daerah yang akan mengikuti Pilkada Serentak 2020.

"DPP menargetkan dan memperjuangkan kemenangan 60 persen. Di seluruh Indonesia bisa menang," kata Djarot, di sela konferensi daerah DPD PDIP Jatim, di Surabaya, Rabu, 24 Juli 2019. 

Untuk mencapai itu, kini DPP PDIP mempercepat langkah konsolidasi yakni konferensi cabang (konfercab), konferensi daerah (konferda), menjelang pelaksanaan kongres PDIP di Bali awal Agustus mendatang.

"Konsolidasi ini sebagai momentum untuk persiapan pemenangan pilkada 2020. Maka DPD nanti yang terpilih akan bertanggung jawab membangun struktur sampai tingkat ranting desa kelurahan, sampai tingkat anak ranting. Dengan begitu kader partai siap memasuki pesta demokrasi 2020. Jatim ada 19 pilkada," kata dia.

Djarot menyebut seluruh DPC telah menyelesaikan seluruh tahapannya. Meski ada dua wilayah yang mengalami gejolak, yakni Kota Surabaya dan Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, hal itu adalah biasa dan segera ditangani.

Sedangkan, untuk tingkat Konferda, PDIP telah menyelesaikan hal itu di 27 provinsi seluruh Indonesia. Dan hanya tinggal menyisakan enam provinsi, yakni Jatim, Jawa Barat, Sumatera Barat, Aceh, Kalimantan Barat dan DKI Jakarta.

Djarot menambahkan, konfercab dan konferda ini bisa berjalan lancar dengan menggunakan sistem demokrasi terpimpin. Sistem itu yakni dengan penunjukan ketua, sekretaris dan bendahara (SKB) di setiap daerah, langsung oleh DPP, hal itu tercantum dalam Peraturan PDIP nomer 28/2019.

"Ke-27 provinsi sudah selesai. Artinya Proses konsolidasi lancar. Dalam Konfercab juga sudah selesai, karena kami terapkan demokrasi terpimpin. Riak dinamika biasa, bisa kita selesaikan dengan baik, gak ada dua persen, yang ada di Jatim, Bojonegoro dan Surabaya," ujarnya.

Di Jatim sendiri, sedikitnya ada 19 kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada pada 2020 mendatang. Dari sejumlah daerah tersebut, Djarot menyebut ada beberapa daerah yang menjadi prioritas PDIP.

Daerah itu, kata dia yakni kabupaten/kota yang selama dua periode terakhir telah dipimpin oleh kepala daerah dari kader PDIP. Di antaranya yakni Surabaya, Banyuwangi, Ngawi serta Kediri.

"Prioritas pada daerah yang sudah dua periode PDIP yakni, Surabaya, Blitar, Banyuwangi, Ngawi, Kediri. Kedua fokus pada daerah yang dari dulu menjadi basis kita. Di mana dulu kita menang lalu kalah, kita harus merebut kembali," kata dia.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta menyebut, alasannya lantaran PDIP ingin mempermudah penyelarasan program pemerintah pusat di tingkat pemerintah daerah. Sebab sebagaimana diketahui Presiden RI terpilih pun berasal dari partainya.

 

"Untuk menyinkronkan kebijakan di daerah dengan pemerintah pusat, dalam rangka mendukung dan mengawal program Jokowi-Ma’ruf," pungkasnya. (frd)

Penulis : Farid Rahman

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Jul 2020 16:40 WIB

DPC PDIP Surabaya Dukung Siapapun yang Dipilih DPP

Pilkada

DPC belum terima rekomendasi dari DPP PDIP.

21 May 2020 02:10 WIB

Harkitnas, PDIP Surabaya Ajak Lawan Covid-19

Surabaya

22 Tahun Reformasi, PDIP Surabaya: Spirit-nya Relevan untuk Lawan Covid-19.

06 May 2020 20:38 WIB

Ikuti PDIP, Fraksi PSI Tolak Usulan Pansus Covid di DPRD Surabaya

Surabaya

Fraksi PSI ikuti tolak pansus covid-19

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...