Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Kediri, KH Muhammad Mamun Mahfud melakukan pengecekan gelar apel kesetiaan. (Foto: Fendhy Plesmana/Ngopibareng.id)

PCNU Kabupaten Kediri Belum Tentukan Sikap Terkait Pilbup 2020

Pilkada 02 August 2020 20:43 WIB

PCNU Kabupaten Kediri sampai sekarang belum menentukan sikap terkait Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri 2020. Pernyataan ini disampaikan secara langsung oleh ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Kediri KH Muhammad Mamun Mahfud Minggu, 2 Agustus 2020 ditemui usai mengikuti kegiatan Apel Kesetiaan NKRI dan Nahdatul Ulama.

Ia menilai saat ini tahapan pilkada belum memasuki penetapan calon bupati dan wakil bupati, baru hanya sebatas bakal calon yang diusung oleh partai-partai. Maka dari itu, dalam hal ini pihaknya belum menentukan arah untuk mendukung siapa pun.

"Saya pikir kita belum ada calon. Artinya hari ini semuanya masih bakal calon. Jadi PCNU Kabupaten Kediri belum menentukan arah, mendukung siapa atau netral atau bagaimana," terangnya.

Jika pun nantinya ada kader NU yang maju dalam pencalonan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri 2020, pihaknya merasa sangat bangga asalkan hal tersebut dilakukan secara benar dan prosedural serta menjunjung tinggi Akhlakul Kharimah.

"Kami bangga apabila ada kader NU bisa naik dengan cara yang benar. Dengan cara prosedural yang benar, karena kami ini di Nahdatul Ulama selalu menjunjung tinggi yang namanya Akhlakul kharimah, atau orang Jawa bilang unggah ungguh," tuturnya.

Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Kediri KH Muhammad Mamun melakukan pengecekan gelar apel kesetiaan Foto Fendhy PlesmanaNgopibarengidKetua Tanfidziah PCNU Kabupaten Kediri KH Muhammad Mamun melakukan pengecekan gelar apel kesetiaan. (Foto: Fendhy Plesmana/Ngopibareng.id)

Ia menegaskan, PCNU Kabupaten Kediri baru menentukan sikap apabila sudah ada pendaftarkan di KPU terkait pencalonan pilbup.

Sementara itu, dalam kegiatan apel kesetiaan tersebut terdapat beberapa komponen NU se-Kabupaten Kediri yang terdiri dari pimpinan lembaga, pimpinan otonom PCNU Kabupaten Kediri serta pengurus Majelis Wakil Cabang NU sama-sama berikrar. Ikrar yang disepakati terdiri dari enam poin antara lain: 

1. Senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

2.Menegakkan dan mengamalkan ajaran syariat agama Islam ala ahlusunah waljamaah.

3.Menjaga martabat dan marwah Jam'iyyah NU dengan tidak menjual nama organisasi untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

4.Mengikuti perintah organisasi dan dawuh-dawuh kyai NU.

5.Mempertahankan nama baik organisasi dari segala gerakan yang merusak tatanan Jam'iyyah NU.

6.Dengan segenap jiwa raga serta keiklasan hati akan selalu menjaga ikrar kesetiaan NKRI dan Nahdatul Ulama. 

Kegiatan apel kesetiaan menuju NU berdaulat ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna PCNU Kabupaten Kediri dengan menerapkan protokol kesehatan. Setiap tamu undangan yang datang selalu diperiksa suhu badannya, termasuk sebelumnya diwajibkan untuk memakai hand sanitizer dan jaga jarak.

Penulis : Fendhy Plesmana

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Aug 2020 12:46 WIB

Lakon Sabdo Pandito Rakjat Berkisah Tentang Dalang Ki Nartosabdo

Hiburan

Sore ini bisa disaksikan secara streaming di Youtube.

09 Aug 2020 12:20 WIB

Video Latihan Anggota Paskibra yang hanya Berjumlah 8 Orang

Nasional

Paskibraka tak menyangka bisa dua kali bertugas gara-gara corona.

09 Aug 2020 12:12 WIB

Covid Sudah Membunuh Lebih 100.000 Warga Brazil

Internasional

Akibat Presiden Jair Bolsonaro meremehkan pandemi ini.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...