Robikin Emhas, Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU. (foto: dok ngopibareng.id)

PBNU Nyatakan Belasungkawa atas Kecelakaan Pesawat Lion Air

Khazanah 29 October 2018 16:39 WIB

Pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin pagi, 29 Oktober 2018. Pesawat dengan nomor penerbangan JT 610 itu mengangkut 181 penumpang, terdiri dari 124 laki-laki, 54 perempuan, satu anak-anak dan 2 bayi.

Badan SAR Nasional (Basarnas) sudah menemukan puing-puing pesawat yang jatuh di laut dengan kedalaman 30 -35 Meter.

Robikin Emhas, Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU, dari Samarinda, menyatakan belasungkawa atas kejadian tersebut.

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا

Seseorang tidak akan mungkin mati kecuali dengan izin Allah. Karena, hal itu benar-benar telah dicatat oleh Allah dalam buku yang mengandung semua ajal manusia (QS 3:145).

“Saya turut berduka mendalam atas jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 dalam penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang pagi tadi 29 Oktober,” tuturnya pada ngopibareng.id.

“Kita percayakan kepada otoritas yang ada untuk melakukan penyelidikan menyeluruh sebab-sebab jatuhnya pesawat.

“Hindarkan spekulasi dan hoax. Jangan pula jadikan musibah sebagai instrumen kampanye, baik pilpres maupun pileg,” tutur Robikin Emhas, menambahkan. (adi)

“Hindarkan spekulasi dan hoax. Jangan pula jadikan musibah sebagai instrumen kampanye, baik pilpres maupun pileg,” tutur Robikin Emhas,

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

22 Feb 2020 17:55 WIB

RSMU Beri Penyuluhan Katarak

RS Mata Undaan

Tim medis RSMU memberi penyuluhan kepada pasien poli rawat jalan.

21 Feb 2020 21:39 WIB

Warga NU Surabaya Berduka, Nyai Mas Jazilatul Hikmiyah Wafat

Surabaya

Istri Rais Syuriah NU KH Mas Sulaiman

20 Feb 2020 17:52 WIB

Manfaatkan Puskesmas, RSMU Terjun Mendidik Masyarakat

RS Mata Undaan

RSMU berikan edukasi pada layanan kesehatan puskesmas.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.