Atlet difabel asal Cimahi, Rahmat Hidayat (tengah) bersama Kabid Binpres PB POSSI, Supardi (kanan) dan Ketua Pengprov POSSI Jatim, Mirza Muttaqien, usai membuka Piala Gubernur Jatim di Kolam Renang Dispora Jatim, Surabaya, Sabtu 16 November 2019. (Foto: Fariz/Ngopibareng.id)

PB POSSI Minta Seluruh Daerah Fasilitasi Atlet Difabel

Lain-lain 16 November 2019 16:27 WIB

Pengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) meminta kepada seluruh pengurus provinsi dan klub di daerah untuk turut memfasilitasi keberadaan atlet difabel.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Prestasi PB POSSI, Supardi mengatakan, jika hal itu sangat penting dilakukan agar tidak ada yang membeda-bedakan. Menurutnya, kondisi apapun tidak menutup kemungkinan untuk bisa menjadi atlet berprestasi di tingkat apapun.

“Klub sebagai wadah pembinaan prestasi harus menampung atlet paralimpic ini. Jangan ada perbedaan antara atlet disabilitas dan bukan disabilitas,” katanya usai membuka Kejurnas selam Finwimming Piala Gubernur Jatim 2019 di Kolam Renang Dispora Jatim, Sabtu 17 November 2019.

Untuk itu, Pengprov POSSI Jatim memfasilitasi salah satu atlet difabel asal Cimahi, Rahmad Hidayat yang turun di ajang bergengsi antar daerah ini. Ia dijadwalkan berlomba dengan atlet selam sebenarnya.

Karena itu, Supardi bersyukur Jatim mengawali kejuaraan ini dengan menampilkan atlet disabilitas. “Ini kali pertama ada kejuaraan yang diikuti atlet disabilitas. Nantinya, kita akan buat aturan sendiri untuk atlet paralimpic. Makanya saya minta klub-klub untuk mewadahi para disabilitas ini yang ingin belajar selam sebagai bagian dari pembinaan," ungkapnya.

Menanggapi itu, Ketua POSSI Jatim, Mirza Muttaqien mengaku, akan menampung atlet difabel dengan menyiapkan nomor perlombaan khusus. "Tahun ini karena masih sedikit, maka kita ikutkan dengan nomor yang ada. Alhamdulillah Ibu Gubernur juga memiliki perhatian besar terhadap atlet difabel ini. Tahun depan, kita akan lombakan secara resmi di Kejurnas Piala Gubernur Jatim," ungkapnya.

Ia mengatakan, langkah ini memang perlu dilakukan agar dapat mewadahi atlet difabel dan membuktikan bahwa mereka juga bisa berprestasi di olahraga Selam. Serta dapat berlomba di semua level.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Aug 2020 12:49 WIB

Dua Astronot SpaceX Selamat Mendarat di Laut

Internasional

Bob Behnken dan Doug Hurley pulang setelah 2 bulan di stasiun luar angkasa.

17 Jul 2020 17:34 WIB

Penutupan KBS Diperpanjang Lagi Tanpa Batas Waktu

Surabaya

Sampai ada instruksi dari Pemkot Surabaya

15 Jul 2020 07:04 WIB

Corona Mengapa Bahaya, Bukan Sekadar Flu Biasa?

Khazanah

Islam berpesan agar setiap Muslim menjaga keselamatan jiwa (hifdzun-nafs)

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...