Paus Fransiskus. (Foto: ANSA)
Paus Fransiskus. (Foto: ANSA)

Paus Fransiskus Kontak dengan Kardinal yang Positif Covid

Ngopibareng.id Internasional 15 September 2020 16:12 WIB

Kondisi Paus Fransiskus terus menerus diawasi untuk memantau tanda-tanda infeksi virus corona setelah dia bertemu dengan Kardinal Filipina, Luis Antonio Tagle yang telah dinyatakan positif corona, demikian disampaikan Pejabat Vatikan.

Tagle, yang melakukan audiensi pribadi dengan Paus Fransiskus pada 29 Agustus 2020, dinyatakan positif Covid-19, sekembalinya ke Manila pada 10 September.

"Kami berhati-hati," kata Menteri Luar Negeri Vatikan Pietro Parolin sebagaimana dikutip kantor berita ANSA.

Ia mengatakan bahwa kesehatan kepala Gereja Katolik berusia 83 tahun itu terus dipantau, seraya menambahkan bahwa saat ini "tidak ada peringatan khusus" di Vatikan.

Paus Fransiskus membawa Tagle ke Roma untuk mengambil alih salah satu kongregasi Vatikan terbesar dan terpenting, yaitu Kongregasi Penginjilan Rakyat yang mengawasi Gereja Katolik di Asia, Afrika, dan wilayah misi lainnya.

Paus Fransiskus kemudian menjadikan Tangle sebagai uskup cardinal, sebuah promosi yang meningkatkan kedudukannya dalam hirarki gereka katolik.

Namun, sekembalinya Tagle dari Roma, ia justru terkonfirmasi positif Covid-19 dalam sebuah tes yang dilakukan di Manila. Tagle mengaku tidak mengalami gejala apapun. Namun ia tetap melakukan isolasi diri di Filipina.

Sementara itu, Vatikan tengah melakukan pelacakan terhadap kontak yang dilakukan Tagle selama berada di Roma.

Paus Fransiskus biasanya berbicara dengan orang-orang yang mengunjunginya di Istana Apostolik tanpa memakai masker. Pekan lalu, dia terlihat mengenakannya untuk pertama kalinya sejak dimulainya pandemi, tetapi melepaskannya untuk mengobrol dengan jemaat. Namun, dia harus menghentikan kebiasaan berjabat tangan dan mencium bayi.

Pada Maret, Paus Fransiskus diuji virus corona ketika seorang prelat yang tinggal di kediaman yang sama ditemukan positif. Dalam audiensi dengan publik pada 9 September, Paus Fransiskus mengatakan bahwa tidak ada yang boleh mencari keuntungan politik dari virus corona dan bahwa pengembang vaksin tidak boleh melihatnya sebagai peluang untuk mendapat untung.

Paus Fransiskus meminta sekitar 500 orang di halaman San Damaso Vatikan untuk tetap duduk di kursi mereka untuk menjaga jarak sosial. Dia juga memberi tahu mereka dalam pidatonya bahwa pandemi harus mendorong semua orang untuk bekerja demi kebaikan bersama.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

20 Oct 2020 09:37 WIB

Musim 2021: Bianchi, Cervelo, dan Scott Pindah Tim

Gowes Bareng

Tiga tim besar WorldTour mengumumkan partner sepeda untuk musim 2021.

20 Oct 2020 09:15 WIB

Tipu Pencairan Dana Hibah Madrasah, KPK Gadungan Dibekuk Polisi

Kriminalitas

Tipu daya penyidik Tipikor Polda Jatim sekaligus anggota KPK gadungan.

20 Oct 2020 08:20 WIB

Diresmikan Jalan Presiden Joko Widodo Diresmikan di UEA

Internasional

Hubungan bilateral Indonesia-UEA semakin mesra

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...