Patung Zlatan Ibrahimovic yang dirobohkan. (Foto: Twitter/@BBCSport)

Patungnya Dirobohkan, Ibrahimovic Geram

Dunia 26 April 2020 06:18 WIB

Zlatan Ibrahimovic naik pitam setelah mengetahui patungnya dirobohkan oleh penggemar Malmo FF. Pemain AC Milan itu menilai aksi vandalisme yang dilakukan oleh fans Malmo kekanak-kanakan.

Aksi itu dipantik oleh keputusan bintang Swedia itu membeli 25 persen saham Hammarby, klub yang menjadi rival Malmo FF pada 29 November 2019. Mulai saat itu penggemar Malmo kehilangan simpati pada Ibra yang sebelumnya mereka puja.

Tak sekadar kecewa, sejumlah oknum fans Malmo melakukan pengerusakan pada patung Ibra yang dibangun untuk memberikan penghormatan pada sang pemain yang mengawali kariernya di klub tersebut.

Awalnya, patung yang diresmikan pada 9 Oktober 2019 itu dibakar, disiram cat, kemudian dipotong hidungnya. Puncaknya terjadi pada Januari 2020 lalu, patung pengghormatan pemain berjulukan Ibrakadabra itu dirobohkan hingga tersisa dua kakinya yang masih menancap di alas monumen tersebut.

Mendengar kabar tersebut, Ibrahimovic mengecam tindakan tersebut. Baginya, merobohkan patung dirinya tak akan menghilangkan sejarahnya di klub tersebut sekaligus merobohkan nama besarnya.

"Aksi itu sungguh memalukan. Mereka ingin mendapat perhatian dan berharap media menuliskannya. Hal tersebut sangat kekanak-kanakan dan aku lebih besar dibanding itu," kata Ibrahimovic, dikutip dari BBC.

"Patung tersebut dibiarkan apa adanya, tetapi bukan berarti kisahku juga akan dirobohkan. Itu akan bertahan selamanya," selorohnya.

"Aku bermain untuk Malmo dan aku melakukan apa yang harus aku lakukan bagi Malmo, meski aku tak disambut atau tidak diinginkan. Mereka seharusnya bersyukur dan siapa pun yang mengetahuinya, mereka harus tahu itu," kata Ibra. 

Saat ini brahimovic sedang berada di Swedia dan ikut berlatih bersama Hammarby. Penyerang 38 tahun itu juga ikut ambil bagian dalam laga persahabatan. Ibra tak sekadar berpatisipasi, tapi juga berkontribusi lewat gol yang ia cetak.

Penulis : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 18:02 WIB

1.280 Personil Secapa Bandung Positif Covid, Ini Penjelasan KSAD

Nasional

Terdiri dari 991 personel siswa, dan 289 personil staf

11 Jul 2020 18:00 WIB

Sudirman Said Soal Isu Radikalisme, STAN Stop Pendaftaran Maba

Pendidikan

Pemerintah melanjutkan proses seleksi untuk sekolah kedinasan, kecuali STAN

11 Jul 2020 17:31 WIB

Yuk Perjalanan Dinas ke Tempat Wisata, Ini Ada Dana Rp4,1 Triliun

Pemerintahan

Kemenko Maritim dan Investasi ajak kementerian rapat di destinasi wisata.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...