Wali Kota Malang, Sutiaji saat ditemui di depan Gedung DPRD Kota Malang.  (Foto: Lalu Theo/Ngopibareng.id)
Wali Kota Malang, Sutiaji saat ditemui di depan Gedung DPRD Kota Malang. (Foto: Lalu Theo/Ngopibareng.id)

Patuh 3M, Walikota Malang Optimis Penyebaran Covid Rendah

Ngopibareng.id Rek, Ojok Angel Tuturane 21 October 2020 06:00 WIB

Walikota Malang, Sutiaji optimis daerahnya tidak akan kembali masuk pada kategori zona merah atau risiko tinggi tingkat penyebaran Covid-19. Saat ini, "Kota Apel" (julukan untuk Kota Malang) masuk pada kategori zona orange atau risiko sedang penyebaran Covid-19.

Optimisme dari Sutiaji didorong oleh kepatuhan masyarakat Kota Malang dengan protokol kesehatan 3M, yaitu wajib memakai masker, wajib mencuci tangan serta wajib menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

"Saya berterimakasih kepada masyarakat, stakeholder, termasuk kepada media yang terus memberikan pembelajaran, literasi kepada masyarakat betapa pentingnya disiplin protokol kesehatan," ujar walikota.

Dengan masyarakat yang patuh menerapkan disiplin protokol kesehatan, lanjut Sutiaji, hal ini menandakan bahwa warga Kota Malang sudah masuk pada menjalani kehidupan dengan adaptasi kebiasaan baru.

"Tinggal sekarang dipertahankan atau tidak (disiplin protokol kesehatan) bergantung pada masyarakat," tuturnya.

Meski saat ini Kota Malang sudah masuk dalam kategori zona orange, Sutiaji tetap memperketat langkah-langkah pencegahan seperti disiplin protokol kesehatan. Karena tidak menutup kemungkinan tingkat penyebaran Covid-19 kembali tinggi.

"Jadi kita tidak boleh terlena oleh zona orange. Karena tidak menutup kemungkinan semoga itu tidak terjadi seperti daerah lain yang sudah zona orange menjadi zona merah lagi," ujarnya.

Apalagi, lanjut Sutiaji, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Malang pada pekan ini meningkat. Jika pada pekan lalu, angka kesembuhan di angka 85 persen lebih. Pada pekan ini angka kesembuhan menyentuh angka 87 persen.

"Tingkat kesembuhan sudah 87 persen kami tingkatkan terus-menerus," ujarnya.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Nov 2020 21:15 WIB

RS Rujukan Penuh, Pemkot Malang Ingin Buka RS Lapangan

Jawa Timur

Bisa kurangi beban RS rujukan.

30 Nov 2020 21:00 WIB

Lintasi Rel Tak Berpalang, Brio Ringsek Diseruduk Kereta Api

Jawa Timur

Kecelakaan terjadi di Probolinggo.

30 Nov 2020 20:50 WIB

Heboh, Video Ajakan Jihad Lewat Azan

Nasional

Lafadz azan hayya ala sholah diganti hayya alal jihad

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...