Ruang Paviliun RSSA Kota Malang yang saat ini menjadi ruang isolasi Covid-19. Seorang pasien konfirm Covid-19 mencoba kabur dari penjagaan petugas medis. (Foto: Lalu Theo/Ngopibareng.id)

Pasien Kabur, RSSA Malang Perketat Penjagaan Ruang Isolasi

Jawa Timur 15 July 2020 12:59 WIB

Video amatir yang menampilkan pasien Covid-19 kabur dari rumah sakit sempat viral di media sosial. Lokasi kejadian di Jalan Pattimura, Malang, Jawa Timur. Tepat di depan Paviliun RSSA (RSUD dr Saiful Anwar) yang menjadi pusat penanganan pasien Covid-19.

Salah satu petugas medis tampak mengejar, berusaha mencegah pasien agar tak terlalu jauh. Namun dia tak berani mendekat, lantaran tak mengenakan APD. Tak lama, beberapa petugas ber-APD mendekati si pasien, berusaha membujuk untuk kembali ke dalam.

Pasca kejadian tersebut, pihak rumah sakit akan memperketat penjagaan di ruang isolasi tersebut. "Pintu keluar masuk pasien dan tenaga kesehatan yang akan bertugas sudah dibedakan sehingga untuk pengawasan keluar masuk akan diperketat. Sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali," tutur Dirut RSSA Kota Malang, Kohar Hari Santoso, pada Rabu 15 Juli 2020.

Kohar menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan keamanan dan pelayanan ruang isolasi yang menggunakan eks Ruang Paviliun tersebut, karena baru satu minggu beroperasi.

Sebelum disulap menjadi ruang isolasi, Ruang Paviliun Graha Puspa tersebut merupakan instalasi pelayanan utama. Namun, untuk menambah kapasitas bed perawatan pasien Covid-19. Ruangan tersebut juga telah didesain secara komprehensif bagi para pasien yang terindikasi maupun yang terkonfirmasi Covid-19.

Selain memperketat penjagaan di titik-titik yang memungkinkan pasien Covid-19 melarikan diri dari ruang isolasi. Kohar juga menekankan bahwa pihaknya akan melakukan edukasi secara persuasif kepada masyarakat, bahwasanya, biaya perawatan pasien Covid-19 sudah dicover oleh pemerintah.

"Komunikasi efektif kepada pasien dan keluarga pasien yang berada di ruang isolasi akan ditingkatkan sehingga baik pasien dan keluarga memahami betul hak dan kewajiban pasien saat berada di ruang isolasi," katanya.

Menurut Kohar, ada kekhawatiran dari pasien Covid-19 yang kabur tersebut nantinya akan ada tagihan dari RSSA Kota Malang mengingat yang bersangkutan dirawat dengan tipe kamar standar VIP.

Total saat ini RSSA Kota Malang memiliki 92 bed isolasi pasien Covid-19. Hal ini menyusul dengan telah dioperasionalkannya Ruang Paviliun sebagai ruang isolasi. Selain itu, ruangan juga telah dilengkapi dengan fasilitas ICU, Kamar Operasi (OK), hemodialisa, hingga tempat pemulasaraan jenazah.

Seperti diberitakan Ngopibareng.id sebelumnya, seorang ibu yang merupakan pasien konfirm Covid-19 mencoba kabur dari RSSA Kota Malang, pada Selasa 14 Juli 2020. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00-14.30 WIB.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Aug 2020 13:20 WIB

Ponorogo Gelar Balap Sepeda saat Pandemi Covid-19

Jawa Timur

Bupati Cup Ponorogo Drag Bicycle 2020 digelar, Minggu 9 Agustus 2020.

09 Aug 2020 12:46 WIB

Lakon Sabdo Pandito Rakjat Berkisah Tentang Dalang Ki Nartosabdo

Hiburan

Sore ini bisa disaksikan secara streaming di Youtube.

09 Aug 2020 12:20 WIB

Video Latihan Anggota Paskibra yang hanya Berjumlah 8 Orang

Nasional

Paskibraka tak menyangka bisa dua kali bertugas gara-gara corona.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...