Kombs Pol Frans Barung Mangera memberi keterangan pers di Polda Jatim. (Foto: Alief/ngopibareng.id)

Kasus Selingkuh Kadishub Bojonegoro Dilanjut Usai Coblosan

Kriminalitas 16 April 2019 17:04 WIB

Kepolisian Daerah Jawa Timur memastikan, kasus perselingkuhan dan perzinahan Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro dan Kepala Dinas Sosial Pasuruan terus diselidiki lebih lanjut. Kepastian itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Menurut Barung, sesuai keterangan saksi dan alat bukti di Polda Jatim, kasus ini akan diselidiki lebih lanjut selepas Pilpres. Kepolisian akan memanggil dua kepala dinas itu untuk dimintai keterangan.

Barung juga mengungkapkan, kasus ini tidak akan berhenti sebelum pelapor mencabut laporannya. Sebab kasus ini merupakan delik aduan.

“Saksi pelapor adalah istri sah dari pelaku. Sesuai undang-undang kasus ini akan diteruskan karena delik aduan dari istri sah,” kata Barung.

Seperti diketahui, Kamis 11 April 2019, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro dengan inisial IR, dilaporkan melakukan perselingkuhan dengan Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan, NWS. Pelapor dalam kasus itu adalah Titik Purnomosari, istri sah dari Ir. 

Dalam laporan Titik juga menyertakan empat alat bukti berupa video adegan senonoh antara suaminya dan NWS.

Berdasarkan laporan dan alat bukti itu, Polda Jatim telah menetapkan kedua kepala dinas itu sebagai tersangka. Sementara kasusnya berada dalam penanganan Subdit IV Renakta (Remaja, Anak dan Wanita) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim. (alf)

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Widi Kamidi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Jun 2020 19:18 WIB

Polda Jatim Amankan Pengedar dan 10 Poket Sabu Seberat 71 Gram

Kriminalitas

Tersangka bernama Aminullah berasal dari Pasuruan

04 Jun 2020 06:30 WIB

Dua Kasus Baru di Pasuruan dari Cluster Pabrik Rokok Purwosari

Ngopibareng Pasuruan

Hari ini bertambah 5 kasus baru Corona di Pasuruan, total 87 orang.

04 Jun 2020 01:36 WIB

16 Pasien Covid-19 di Pasuruan Sembuh

Ngopibareng Pasuruan

Mereka adalah para keluarga tenaga kesehatan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...