Agak gelap ya, tapi itulah destinasi digital Pasar Karetan, Kendal. Lensanya saja yang bikin gambar tidak pecah. foto:genpi

Pasar Karetan Pecah Jumat Malam

Destinasi 21 April 2018 08:56 WIB

MalamBiasanya, Pasar Karetan padat pengunjung pada akhir pekan pagi. Namun lain di kali ini.

Jumat (20/4) malam, pasar yang berada di Dusun Segrumung, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal ini tampak begitu ramai.

Area yang biasanya dipakai untuk permainan panahan disulap jadi panggung lengkap dengan set alat musik dan lampu-lampu gemperlap.

Pada area depan panggung, bangku dan meja ditata bak restoran berkonsep outdoor. Cahaya yang temaram memunculkan nuansa romantis di hutan karet itu.

Yang memadati Pasar Karetan di malam itu nggak lain dan nggak bukan adalah anak muda jaman now GenPI. Mereka yang jumlahnya 60-an orang itu adalah utusan dari GenPI berbagai daerah di Indonesia.

Anak-anak muda ini adalah peserta TOT (Training on Trainer) GenPI yang diselenggarakan Sabtu (21/4) ini di Semarang, Jawa Tengah.

Mansyur Ebo, Ketua Umum GenPI Nasional turut hadir di tempat itu. Ia mengucapkan terimakasih kepada peserta yang sudah datang untuk mengikuti TOT.

“Saya berharap, TOT besok ada hasilnya. Selepas dari sini, teman-teman semua bisa segera mempraktekan segala ilmu yang di dapat,” ujarnya.

Pria yang kerap disapa Ebo ini melanjutkan, para peserta TOT akan dikelompokkan dalm tim menurut zona daerah masing-masing.

Tim-tim inilah yang nantinya akan mengajarkan kepada teman-teman GenPI di daerah tentang bagaimana cara membangun sebuah destinasi digital.

Keramaian di Pasar Karetan nggak hanya diisi oleh anak GenPI saja. Tampak juga tim dari Kementerian Pariwisata. Mereka diantaranya Staf Khusus Menpar Bidang Komunikasi Don Kardono dan Kepala Bidang Komunikasi Media Digital Titus Haridjadi.

Dikatakan Titus, GenPI diharapkan terus berada di depan sebagai salah satu ujung tombak Kemenpar dalam mempromosikan destinasi-destinasi wisata di daaerah masing-masing.

“Sebagai kolega Kemenpar, semoga GenP selalu memberikan yang terbaik. Jika yang lain sibuk bicara hoax, GenPI hadir untuk memviralkan pariwisata Indonesia,” katanya.

Suasana menjadi meriah saat musik live mulai dimainkan. Sebuah band asal Semarang yang jadi pengisi acara tampil begitu kocak. Ini membuat anak-anak GenPI nggak malu untuk unjuk kebolehan olah suara.

Beberapa menyanyikan lagu berbahasa Inggris. Sementara yang lain tampil nekad dengan lagu-lagu dangdut.


Bahkan, Don Kardono nngak mau kalah. Ia juga ikut sumbang suara. Don bernyanyi lagu yang dipopulerkan oleh band Wali. Aksinya itu disambut riuh oleh semua yang hadir. Suasana semakin pecah ketika area depan jadi arena joget. (*)

Penulis : Pesona Indonesia

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Aug 2020 10:30 WIB

HUT RI Saat Pandemi, Kemenparekraf Bikin Lomba Berhadiah Semiliar

Nasional

Peringatan dirayakan di tengah pandemi Covid-19.

06 Aug 2020 15:55 WIB

Arsipkan Bangunan Bersejarah, UB Pindai Gedung Tua di Malang

Pojok Unibraw

Untuk mempermudah rekonstruksi bangunan bersejarah.

21 Jul 2020 21:00 WIB

Pos Kamling Digital di Malang Jadi Tempat Belajar Daring Siswa

Pendidikan

Warga swadaya memasang jaringan internet di pos kamling tersebut.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...