Partai Oposisi Akui Kemenangan PM India

24 May 2019 11:55 Internasional

Narendra Modi dipastikan kembali terpilih sebagai Perdana Menteri India, setelah partai pengusungnya, Bharatiya Janata (BJP) meraih kemenangan besar dalam gelaran pemilu 2019.

Meski belum ada pengumuman hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum India, namun perhitungan sementara telah menempatkan BJP dengan perolehan sekitar 300 kursi dari total 542 kursi di parlemen majelis rendah atau Lok Sabha.

Perolehan kursi partai tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan pemilu 2014, di mana BJP meraih 282 kursi. Sebuah partai atau koalisi partai diharuskan meraih sedikitnya 272 kursi untuk mengamankan mayoritas dalam Lok Sabha.

Hasil pemilu tahun ini sekaligus menempatkan BJP sebagai partai pertama sejak 30 tahun terakhir yang mampu meraih mayoritas dalam dua pemilu berturut-turut sebagai partai tunggal dan bukan koalisi.

BJP bersama koalisinya, Aliansi Nasional Demokrat (NDA) diperkirakan bakal meraih hingga 350 kursi di majelis rendah.

Sementara Narendra Modi yang telah dipastikan memenangkan pemilihan untuk kota Varanasi, akan menjadi perdana menteri non-Kongres pertama yang kembali berkuasa setelah masa jabatan lima tahun penuh.

"Terima kasih India! Kepercayaan yang diberikan kepada aliansi kami membuat kami rendah hati dan memberi kami kekuatan untuk bekerja lebih keras lagi dalam memenuhi aspirasi rakyat," ucapnya.

Modi menambahkan, kemenangan yang diraih bukanlah oleh dirinya maupun partainya, melainkan kemenangan seluruh rakyat India. "Kami akan membangun India menjadi lebih kuat dan inklusif," lanjut Modi.

Sementara itu, ketua partai oposisi utama, Partai Kongres Nasional India (INC), Rahul Gandhi, mengakui kekalahannya dan memberikan ucapan selamat kepada PM Modi dan BJP.

Dalam perhitungan suara, partainya, INC, hanya meraih sekitar 50 kursi, sedangkan bersama Aliansi Progresif Bersatu (UPA), meraih sekitar 85 kursi.

Dikutip dari NPR.org, pemilu di India berlangsung selama enam hari, guna mengakomodasi hampir 900 juta orang yang memenuhi syarat untuk memberikan suaranya. (yas)

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini