Boom wisata halal di Indonesia. (Foto:Ist/dispar riau)

Pariwisata Halal Makin Jadi Pilihan, Riau Keluarkan Pergub 

Gerak Wisata 09 April 2019 05:00 WIB

Trend pariwisata halal makin menggema. Gemanya juga makin kencang. Pariwisata halal kini jadi pilihan. Menyambut arus kuat itu, Pemerintah Provinsi Riau sampai menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub).

Pergub itu bernomor 18 Tahun 2019 tentang Pariwisata Halal. Secara resmi, Pergub tersebut sudah ditandatangani Syamsuar, Gubernur Riau.

Pergub itu, Menurut Syamsuar, dikeluarkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Khususnya kepada pendatang atau wisatawan yang beragama Islam. Ini penting dilakukan agar wisatawan tidak was-was, terutama saat belanja kuliner.

“Pemerintah sudah menetapkan Riau sebagai destinasi pariwisata halal. Saya juga sudah menandatangani Pergub yang berkaitan dengan pariwisata halal. Hari ini, 9 April 2019, saya dan Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman, diundang Menteri Pariwisata untuk menandatangani kerjasama pengembangan pariwisata halal,” kata Syamsuar.

Kata Syamsuar, Pergub Pariwisata Halal akan menjadi pedoman bagi pelayanan pariwisata halal kepada para pelancong. Dengan konsep pariwisata halal, harapannya dapat menarik kunjungan wisatawan dari Timur Tengah.

"Goalnya tentu saja untuk kemajuan ekonomi di Provinsi Riau. Setidaknya, konsep ini bisa mengimbangi Thailand yang mayoritas penduduknya beragama non Muslim," kata Syamsuar.

Terpisah, Ni Wayan Giri Adnyan, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, mengatakan, target pertumbuhan pariwisata halal Indonesia sebesar 42 persen. Pertumbuhan ini sejalan dengan tumbuhnya halal tourism dunia yang signifikan.

“Tahun ini merupakan tahun kedua penerapan standar global GMTI dalam menilai kinerja destinasi pariwisata halal unggulan Indonesia. Sebanyak 10 destinasi pariwisata unggulan Indonesia dinilai menggunakan standar ini. Yaitu Lombok, Aceh, Jakarta, Sumatera Barat, Yogyakarta, Jawa Barat, Riau, Kepulauan Riau, Malang Raya, Jawa Tengah, serta Makassar dan sekitarnya,” kata dia.

Berdasarkan skor IMTI 2019, Provinsi Riau dan Kepulauan Riau berhasil menempati ranking ketiga dengan nilai 63. Untuk peringkat pertama diraih Lombok dengan nilai 70 dan posisi kedua yaitu Nangroe Aceh Darussalam dengan nilai 66.

“Ada empat kategori dalam penilaian IMTI 2019. Yakni menyangkut soal Access (akses), communication (komunikasi), environment (lingkungan), dan service (pelayanan). Keempat unsur tersebut harus terpenuhi dengan baik sehingga dapat mendongkrak poin penilaian,” katanyanya. (idi)

Penulis : Widi Kamidi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Oct 2019 07:10 WIB

Ada Wisata Halal di Jatim Fair 2019

Jawa Timur

Selain itu, acara ini akan diisi oleh penampilan musisi papan atas Indonesia.

13 Jun 2019 16:40 WIB

Wisata Halal Ngopibareng di Pintu Langit Ala Gus Ipul

Destinasi

Objen wisata ini berada di kawasan Tretes, Prigen, Pasuruan.

07 May 2019 16:48 WIB

Pengamat: Label Wisata Halal Tak Berdampak pada Ekonomi

Timur Indonesia

Pengunjung bukan beli paket wisata agama

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...