Suasana saat sidang paripurna PAW Ketua Dewan yang digelar di ruang rapat DPRD Gresik. (foto: Azharil Farich/ngopibareng.id)
Suasana saat sidang paripurna PAW Ketua Dewan yang digelar di ruang rapat DPRD Gresik. (foto: Azharil Farich/ngopibareng.id)

Abdul Qodir Resmi Gantikan Gus Yani Sebagai Ketua DPRD Gresik

Ngopibareng.id Pilkada 24 August 2020 18:14 WIB

Fandi Akhmad Yani alias Gus Yani yang menduduki kursi Ketua DPRD Gresik kini secara resmi digantikan oleh M Abdul Qodir. Hal ini berdasarkan keputusan sidang paripurna pergantian antar waktu (PAW) ketua dewan yang berlangsung, Senin, 24 Agustus 2020.

Sidang paripurna kali ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim, Mujid Riduan dan Asluchul Alif. Selanjutnya Sekretaris Dewan Gresik Darmawan bertugas membacakan putusan PAW

"Memberikan tugas dan wewenang kepada M Abdul Qodir dalam partai dan amanat partai. Ini juga menginstruksikan kepada dewan pada saat keputusan ini ditetapkan. Pertanggal 13 Juli dengan ditandatangani Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar," kata Darmawan.

Sebelum mengakhiri sidang paripurna, Ahmad Nurhamim menanyakan terlebih dahulu kepada anggota yang hadir. Apakah unsur pemberhentian Fandi Akhmad Yani disetujui?.

"Kalau setuju semua, maka saya umumkan bahwa pergantian ketua dewan ini telah sah," kata Nurhamim yang juga Ketua DPC Golkar Gresik ini.

Usai paripurna, M Abdul Qodir menyatakan akan mengikuti mekanisme lanjutan yang telah disepakati dalam paripurna. Hasil paripurna ini akan dikirimkan ke Gubernur Jatim melalui Bupati Gresik.

"Secara de facto ada SK dan dilantik. Dan itu nanti menunggu surat gubernur dalam waktu maksimal tujuh hari kerja. Kemudian, surat itu dikirimkan ke Mendagri," kata Qodir kepada awak media.

Politisi PKB ini menambahkan, sejauh ini program yang berjalan sudah baik. Begitu pula ekspektasi dewan terhadap publik juga sangat baik. "Ekspektasi publik harus lebih ditingkatkan. Dan menata di internal," katanya.

Diberitakan sebelumnya, DPP PKB mengganti Ketua DPRD Gresik Gus Yani. Penggantiannya ini karena Gus Yani dinilai tidak sejalan dengan misi partai yang diusung yakni PKB. 

Pencalonan Gus Yani dalam Pilkada Kabupaten Gresik 2020 tidak melalui partai PKB. Sehingga, langkah Gus Yani ini dinilai melanggar kode etik partai. Sementara, DPP PKB sendiri telah menurunkan rekom terhadap Moh Qosim yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB. 

Penulis : Azharil Farich

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Feb 2021 11:23 WIB

Indentitas Peneror Amanda Manopo Terlacak

Gosip Artis

Pelaku teror Amanda Manopo siap-siap diciduk polisi.

28 Feb 2021 10:57 WIB

Hasto: PDIP Syok Nurdin Abdullah Diciduk KPK

Nasional

Sekjen PDIP mengaku syok terhadap OOT Nurdin Abdullah.

28 Feb 2021 10:23 WIB

Sinopsis Insya Allah Sah 2: Usaha Raka Hentikan Aksi Penjahat

Film

Film Insya Allah Sah 2 akan tayang di program Movievaganza Trans 7.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...