Engelberd Tsani.. (Foto:istimewa)
Engelberd Tsani.. (Foto:istimewa)

Para Pemain Madura United Asal Papua Aman Tinggal di Madura

Ngopibareng.id Liga Indonesia 08 October 2019 07:13 WIB

Para pesepakbola asal Papua yang kini tinggal di Pulau Madura, Jawa Timur mengaku aman dan terlindungi oleh masyarakat di Pulau Garam itu, meski konflik terjadi di Wamena Papua dan banyak warga Madura menjadi korban konflik di wilayah itu.

"Awal datang ke Madura, memang terlihat kaku, tapi pada perkembangannya semakin akrab bahkan kami merasa aman disini," kata salah seorang pesepakbola asal Papua dari klub Madura United FC, Engelberd Tsani.

Saat berbincang santai dengan official dan media officer Madura United FC di Pamekasan, Senin malam, pesepakbola muda ini menyatakan, memang pada awal-awal bergabung dengan klub sepakbola yang kini menjadi kebanggaan masyarakat di Pulau Garam itu, dirinya merasa asing.

Selain tidak memiliki sanak famili, Madura baru pertama kali ia kenal, dan belum memiliki banyak teman.

Namun, dalam perkembangannya, Tsani justru mengaku 'nyaman' bahkan sangat akrab dengan masyarakat Madura, terutama para suporter.

"Saya malah dianggap taretan oleh masyarakat Madura, baik di Bangkalan, Sampang, Pamekasan atau masyarakat di Kabupaten Sumenep," kata Tsani.

Engelberd Tsani merupakan satu dari empat pesepakbola asal Papua yang menjadi pemain klub sepakbola Madura United FC.

Tiga pemain lainnya yang juga berasal dari Papua, masing-masing Marrcko Sandy Merauje, David Laly, dan Fandri Imbiri.

Baik Engelberd Tsani, Marrcko, David Laly, maupun Fandri Imbiri, mengaku senang dengan keakraban warga Madura.

Menurut mereka, warga Madura tidak hanya baik, akan tetapi juga bersikap terbuka, dan bersedia melindungi para tamu yang datang ke Madura.

"Siapapun yang datang ke Madura dan menjadi tamu di Madura ini, akan aman yang terlindungi," kata Engelberd Tsani. (an/ar)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Nov 2020 19:23 WIB

AHY Harap Kerja Nyata dari Khofifah-Emil Menangkan MAJU

Pilkada

Demokrat all out menangkan Machfud Arifin-Mujiaman

26 Nov 2020 17:30 WIB

Silang Politik PCNU Surabaya dan PWNU Jatim

Pilkada

PCNU Surabaya dan PWNU Jatim saling klaim pelanggaran etik dan disiplin.

26 Nov 2020 13:54 WIB

SPSI Jatim Sayangkan Tindakan Lebay PMK Surabaya

Surabaya

Sebut pemecatan oleh Dinas PMK tak sesuai prosedur.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...