Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meneriakkan yel-yel pada kegiatan kunjungan dan memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI di Markas Grup 2 Kopassus, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa 20 Maret . Pada kesempatan tersebut Panglima TNI memaparkan berbagai hal diantaranya kesiapan TNI dalam menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, kemajuan teknologi serta ancaman berita hoax yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI. (Foto: Antara)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meneriakkan yel-yel pada kegiatan kunjungan dan memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI di Markas Grup 2 Kopassus, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa 20 Maret . Pada kesempatan tersebut Panglima TNI memaparkan berbagai hal diantaranya kesiapan TNI dalam menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, kemajuan teknologi serta ancaman berita hoax yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI. (Foto: Antara)

Panglima Usulkan Kenaikan Kesejahteraan Prajurit 57 Persen

Ngopibareng.id Nasional 21 March 2018 09:14 WIB

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berjanji akan menambah kesejahteraan para prajuritnya dan meningkatkan profesionalitas serta mengusulkan kenaikan sekitar 57 persen kepada kementerian keuangan

Ia sudah menyampaikan kepada Menteri Keuangan tentang perlunya dinaikan tunjangan untuk Bintara Pembina Desa (Babinsa), dan juga meningkatkan tunjangan kinerja," kata Panglima saat memberikan arahan kepada 1.500 prajurit TNI di Markas Grup 2 Kopassus Kandangmenjangan Sukoharjo, Selasa 20 Maret kemarin.

"Kami harus berbangga dan mudah-mudahan pada pertengahan tahun ini, atau awal 2019 sudah ada berita tunjangan kinerja prajutit TNI dinaikkan sekitar 57 persen," kata Panglima yang disambut tepuk tangan para prajurit TNI.

Menurut Panglima, pihaknya berkeinginan tunjangan Babinsa tersebut bisa sama dengan tunjangan Bintara Pembinanaan dan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas).

"Informasinya 2018 akan dikeluarkan belanja barang untuk Babinsa guna memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak, sepeda motor untuk kegiatan operasional di wilayahnya," kata Panglima.

Selain itu, Panglima mengatakan kesejahteraan lainnya untuk prajurit non dinas yang sebelumnya membangun rumah 6.000 unit sekarang ditingkatkan menjadi 10.000 unit untuk Angkatan Darat (AD) Hal yang sama juga untuk Angkatan Laut (AL) sebanyak 2.000 unit hingga 3.000 unit per tahun, sedangkan Angkatan Udara (AU) sebanyak 1.000 unit rumah.

Panglima TNI berharap mudah-mudahan untuk meningkatkan kesejahteraan para prajurit tersebut segera dikeluarkan atau ditetapkan karena sudah ada sinyal soal itu.

Panglima TNI menyinggung juga terkait persepsi publik terhadap TNI cukup tinggi. Kinerja TNI saat ini telah diakui oleh masyarakat luas. Hal ini, terbukti dari beberapa lembaga survei yang telah menempatkan institusi TNI sebagai lembaga yang paling dipercaya publik sejak 2015 hingga sekarang.

"Survei itu, menunjukan bahwa prestasi TNI diakui, dan untuk meraih itu tidak mudah, dengan bekerja keras dan dipersiapkan dengan baik," kata Panglima TNI.

Oleh kerana itu, Panglima TNI meminta hal tersebut harus bisa mempertahankan. TNI dengan tindakan-tindakan yang baik harus bisa mempertahankan terhadap persepsi publik dengan tindakan terukur di antaranya, tidak menyakiti hati rakyat, tidak terlibat narkoba, dan hindari tindakan asusila.

Panglima TNi juga memberikan perintah harian yakni tingkatkan kualitas prajurit, kembangkan budaya belajar dan berlatih dilandasi disiplin, dedikasi, dan semangat kerja menuju TNI yang militan, loyal, dan profesional. Ingat seorang komandan yang bekerja dengan tulus untuk membina prajuritnya akan memperhatikan kesejahteraan merupakan ladang ibadahnya.

Panglima TNI yang bertemu dengan prajuritnya tersebut untuk pembinaan organisasi dan personel dengan tujuan meningkatkan komunikasi antara pimpinan dengan personel yang ada di Solo dan sekitarnya guna meningkatkan kapasitas dan kualitas kerja.

"Melalui kegiatan ini, saya selaku Panglima TNI memberikan petunjuk dan arahan kepada seluruh prajurit TNI se-Solo dan sekitarnya guna dijadikan pedoman dan pelaksanaan tugas yang menjadi tanggung jawabnya," katanya. (ant)

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Nov 2020 13:32 WIB

Lanal Banyuwangi Gelar Latihan Tempur dengan Protokol Kesehatan

Rek, Ojok Angel Tuturane

Seluruh prajurit yang terlibat dalam latihan ini menggunakan masker.

23 Nov 2020 08:03 WIB

Ketika Negara Dibonsai, Abdi Masyarakat pun Bertindak

As’ad Said Ali

Pencopotan spanduk mengobati kecemasan hindarkan amuk masa

22 Nov 2020 05:27 WIB

Islam Tak Pernah Berikan Privilege untuk Etnis dan Klan Tertentu

Khazanah

Islam adalah Agama Equality (persamaan, al-musawat)

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...