Ilustrasi bendera Kerajaan Arab Saudi. (Foto: Dok. SPA)
Ilustrasi bendera Kerajaan Arab Saudi. (Foto: Dok. SPA)

Pangeran Arab Meninggal, Penyebab Kematian Misterius

Ngopibareng.id Internasional 21 October 2020 14:14 WIB

Kabar duka datang dari Kerajaan Arab Saudi. Pangeran Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al-Saud meninggal dunia, pada Selasa 20 Oktober 2020, demikian dikuti dari kantor berita Arab Saudi (SPA), Rabu 21 Oktober 2020.

Tidak dijelaskan mengenai penyebab kematian maupun lokasi sang pangeran mengembuskan napas terakhir. Salat jenazah digelar di ibu kota Arab Saudi, Riyad, pada Selasa kemarin.

Pangeran Nawaf adalah putra mendiang Pangeran Saad bin Abdullah bin Abdul Rahman Al Saud. Pangeran Nawaf mengenyam pendidikan di Akademi Militer King Abdulaziz selama setahun.

Dia lalu melanjutkan studi di Universitas King Saud mengambil jurusan media.

Tak banyak jejak pemerintahan Pangeran Nawaf. Dia lebih memfokuskan diri pada sektor bisnis. Dia juga pernah tercatat sebagai presiden klub sepak bola Al Hilal pada Juni 2015 sampai April 2018.

Selain kematian Pangeran Nawaf, Kerajaan Arab juga telah kehilangan Pangeran Bandar bin Saad bin Muhammad Al Saud, pada 28 Juni 2020. Pemilik nama lengkap Bandar bin Saad bin Muhammad bin Abdulaziz bin Saud bin Faisal Al Saud ini meninggal akibat mengidap penyakit yang tidak diungkapkan.

Pangeran Bandar merupakan keturunan keluarga Al-Saud yang mencakup puluhan ribu pangeran keturunan pendiri Saudi, Raja Abdulaziz. Ia disebut cucu dari putri raja bernama Madawi binti Abdulaziz.

Di bulan yang sama, tepatnya pada 4 Juni lalu, Pangeran Saud bin Abdullah bin Faisal bin Abdulaziz Al Saud juga meninggal dunia. Sama seperti Pangeran Bandar, alasan kematian Pangeran Saud juga tidak disebutkan oleh pihak kerajaan.

Isu yang beredar, ada keluarga kerjaan yang meninggal karena terpapar virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19. Namun, pihak kerajaan sama sekali tak memberikan pernyataan apapun terkait kematian kedua pangeran tersebut.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

23 Nov 2020 23:37 WIB

LaNyalla Dorong Jatim Jadi Contoh Percepatan Pembangunan

Jawa Timur

PP 80 Tahun 2019 diharapkan dapat meningkatkan ekonomi.

23 Nov 2020 23:05 WIB

Update Covid-19: Pasuruan Laporkan 9 Orang Positif

Jawa Timur

Total ada 1.794 orang di Pasuruan yang positif Covid-19.

23 Nov 2020 22:30 WIB

Ribuan Anak Afghanistan Meninggal, Lembaga Donor Galang Bantuan

Human Interest

Save the Children mengatakan 26 ribu anak meninggal di Afghanistan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...