Bupati Pasuruan melepas peserta Adventure Off Road dari lapangan pacuan kuda Prigen. (Foto: Dok Humas

Pamerkan Wisata Pegunungan, Pasuruan Gelar Adventure Off Road

Ngopibareng Pasuruan 13 October 2019 21:50 WIB

Pemkab Pasuruan menggelar Adventure off Road bertajuk Blusukan Alas Arjuno Part II yang diberangkatkan langsung Bupati HM Irsyad Yusuf dari Lapangan Pacua Kuda Kelurahan Leduk, Kecamatan Prigen, Sabtu, 12 Oktober 2019.

Hadir pula dalam acara tersebut, diantaranya Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron; Ketua PN Bangil Dewantoro, Wakapolres Pasuruan Kompol Supriyono.

Bupati Irsyad mengatakan, Kabupaten Pasuruan memiliki potensi pariwisata lengkap. Mulai dari pesisir hingga pesona pegunungan. Pasuruan Adventure off road 2019 merupakan salah satu upaya promosi dengan menggandeng komunitas kendaraan off road maupun masyarakat umum yang ingin merasakan sensasi off road sambil menikmati udara sejuk di sekitar Gunung Arjuno, khususnya masuk wilayah Kabupaten Pasuruan.

"Perlu saya tegaskan bahwa Off road ini sebagai salah satu upaya pengenalan beerbagai tempat wisata yang berada di lereng gunung Arjuno. Momennya pas dengan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1090," katanya.

Dalam Pasuruan Off Road 2019, ada 3 kelas yang dilombakan. Yakni Extreme off road 4x4, Fun off road 4x4 dan Fun off road 4x2 (wisata) dengan grand prize 1 unit mobil dan 1 unit motor.

Menurut Irsyad, Pasuruan Off Road akan dijadikan agenda pariwisata tetap yang akan dilaksanakan setiap tahun. Utamanya dalam rangka mempromosikan Tretes sebagai Kawasan Wisata Keluarga.

"Kita terus akan merubah mindset masyarakat akan tretes. Dengan banyak sekali rangkaian kegiatan pariwisata maupun event-event di Tretes. Kita lanjutkan event ini tahun depan, tentunya dengan rute yang lebih menantang," katanya.

Sementara itu, sekitar 300 lebih off roader mengikuti event ini. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, Jakarta dan pulau kalimantan yang akan melintasi rute sepanjang puluhan kilometer hingga esok hari. Pasuruan Off Road 2019 ini terbagi menjadi dua kelompok, yakni extrime dan touring.

Kata Irsyad, dengan digelarnya Pasuruan Off Road, minimal juga ikut membantu daerah pelosok yang terisolir, sehingga mampu menciptakan kerumunan-kerumunan alias geliat perekonomian yang positif.

"Banyak masyarakat yang berjualan makanan minuman maupun souvenir. Ini kita buka lebar-lebar kesempatan kepada warga untuk mereka bisa mengais rezeki," ujarnya. (sumber: www.pasuruankab.go.id)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Aug 2020 02:40 WIB

Kasus Baru Covid-19 di Pasuruan Bertambah 8, Total Ada 717 Orang

Ngopibareng Pasuruan

Hari ini ada tambahan kasus baru covid-19 sebanyak 8 orang.

11 Aug 2020 00:32 WIB

Bertambah 3, Pasien Covid-19 Sembuh di Pasuruan Capai 456 Orang

Ngopibareng Pasuruan

Bupati Pasuruan mengimbau masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan.

10 Aug 2020 01:32 WIB

Madin dan TPQ di Pasuruan Boleh Tatap Muka, Asal Pakai Masker

Ngopibareng Pasuruan

Penerapan protokol kesehatan di TPQ dan Madin hukumnya wajib.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...