Operasi Patuh Semeru 2019: Pelanggar di Jatim Alami Kenaikan

12 Sep 2019 10:25 Jawa Timur

Dirlantas Polda Jawa Timur (Jatim) Kombes Budi Indra Dermawan mengungkap hasil Operasi Patuh Semeru 2019. Agenda ini dilakukan selama 12 hari. Hasilnya, jumlah pelanggaran di Jatim naik 16,50%, dari 172.305 pelanggar di 2018 menjadi 200.732 pelanggar.

Jumlah pelanggar ini, kata Budi merupakan akumulasi dari seluruh jajaran di wilayah Polda Jatim. Sisanya, sebanyak 22.629 pelanggar mendapat teguran.

"Penindakan kita mengalami kenaikan dalam melakukan penindakan di lapangan baik itu helm SNI, melawan arus, menggunakan alkohol, di bawah umur, batas kecepatan, safety belt," kata Budi, Kamis 12 September 2019 pagi.

Budi mengatakan, pihaknya juga melakukan penindakan di jam-jam tertentu. Hal ini karena, jam-jam tersebut banyak ditemui pelanggaran, misalnya anak di bawah umur yang menggunakan sepeda motor yang belum memiliki surat izin mengemudi.

"Memang salah satu target kita adalah anak-anak di bawah umur yang mengendarai kendaraannya. Kita lihat memang cukup meningkat dari 37.512 di tahun 2018, kita melakukan penindakan 56.192 pelanggar," terangnya.

Sementara itu, selama Operasi Patuh ini, Budi mengatakan kejadian lalu lintas seperti laka lantas, mengalami penurunan. Hal ini disimpulkan bahwa masyarakat kini sudah peduli dengan keselamatannya.

"Korban lalu lintas baik yang meninggal, luka ringan dan berat mengalami penurunan secara signifikan. Cuma penindakan yang mengalami kenaikan seperti yang saya sebutkan tadi mulai dari helm SNI, batas kecepatan hingga safety belt," imbuhnya.

Di sisi lain, Budi menyebut operasi ini digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara. Selain itu, jika masyarakat semakin sadar dan tertib lalu lintas, angka kecelakaan pasti akan menurun.

"Setelah pelaksanaan operasi, tingkat kesadaran berkendara dan tingkat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin tinggi untuk keselamatan. Nanti ke depan kami akan laksanakan kegiatan lagi pada kegiatan masyarakat lainnya, seperti Natal dan Tahun Baru," ucap dia.

Penulis : Haris Dwi
Editor : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini