Ilustrasi jenis senjata serbu yang diperjualkan di Nabire, Papua, yang melibatkan oknum anggota Brimob. (Foto:Antara)
Ilustrasi jenis senjata serbu yang diperjualkan di Nabire, Papua, yang melibatkan oknum anggota Brimob. (Foto:Antara)

Oknum Brimob Terlibat Jual Beli Senjata Serbu di Papua

Ngopibareng.id Nusantara 23 October 2020 12:15 WIB

Senjata serbu diperjual-belikan di Nabire, Papua. Celakanya, jual beli senjata mematikan itu melibatkan onum Brimob. Beruntung tim gabungan TNI-Polri berhasil mengungkap dan menggagalkannya. 

Kapolda Papua, Irjen Polisi Paulus Waterpauw menyatakan tim gabungan TNI dan polisi telah mengagalkan jual-beli senapan serbu di Nabire yang melibatkan seorang oknum polisi anggota Brimob itu.

"Jual beli secara ilegal itu melibatkan anggota Brimob, yakni Bripka JH, dan saat ini sudah ditahan di Jayapura," katanya, di Jayapura, Papua, Jumat. 

Polisi sedang mendalami kasusnya, termasuk kemungkinan senapan serbu itu dipakai untuk memperkuat kelompok bersenjata.
 
"Informasi tentang jual-beli senjata api sudah lama terendus namun baru terungkap setelah anggota Brigade Mobil di Nabire diamankan bersama dua pucuk senjata api yang dibawanya," kata Kapolda Papua.

"Dari pengakuan rekannya yang menjadi perantara, sudah enam kali terjadi aktivitas jual beli senjata api seperti itu, baru sekarang berhasil diungkap," kata Waterpauw. 
Diperkirakan senapan serbu itu  digunakan orang atau kelompok untuk menganggu kamtibmas juga menembak warga sipil dan aparat keamanan.

Jual-beli senjata api itu terbongkar Kamis kemarin, setibanya Brigadir Polisi Kepala JH di Nabire bersama dua pucuk senapan serbu jenis M-16 dan M4.
 
"Bagaimana kronologinya, para penyidik masih mendalami sambil menunggu salah seorang saksi mantan anggota TNI yang saat ini dalam perjalanan ke Jayapura," kata Irjen Polisi Paulus Waterpauw. (ant) 

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Nov 2020 05:10 WIB

Surat Pernyataan Rizieq Syihab Tolak Publikasikan Hasil Swab

Nasional

Beredar surat pernyataan Rizieq Syihab menolak publikasikan hasil swab.

29 Nov 2020 03:07 WIB

Jangan Diam atas Kejahatan, Kata Sayidina Ali bin Abi Thalib

Islam Sehari-hari

Tindakan dan aksi-aksi anti-kemanusiaan tak dibenarkan agama apa pun

29 Nov 2020 02:30 WIB

Di Masa Pandemi Muhammadiyah Hadir Memberi Solusi, Ini Faktanya

Khazanah

Kesibukan harus dilakukan jika umat dan bangsa ingin maju

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...