Tim Gugus Tugas PWNU Jatim Tanggap Covid-19 saat melakukan aksinya. (Foto:Istimewa)

NU Care Bagikan Seribu APD untuk Membantu Perjuangan Tenaga Medis

Jawa Timur 08 April 2020 05:28 WIB

Gugus Tugas Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur Tanggap Covid-19 melalui NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (LAZISNU) Jawa Timur dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Jatim membagikan seribu APD (Alat Pelindung Diri). Pemberian APD secara gratis ini berasal dari masyarakat yang mendonasikan sebagian hartanya untuk mendukung perjuangan tenaga medis melawan Covid-19.

"Kami tahu, kelangkaan APD sangat dikeluhkan oleh tenaga medis, sebab mereka yang menangani pasien covid 19 bagaikan perang tanpa senjata. Alhamdulillah masyarakat merespon positif penggalangan dana yang kami lakukan," kata A Afif Amrullah, Ketua NU Care LAZISNU Jawa Timur, Selasa 7 April 2020.

Afif Amrullah menambahkan, 1000 APD ini dibagikan ke sejumlah rumah sakit, terutama yang menjadi rujukan pasien covid 19 di Jawa Timur.

"Saat ini kami membagian APD tahap pertama di Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo, RSI Jemursari Surabaya dan RSUD Dr Soetomo Surabaya," jelasnya.

Prof. dr Rochmad Romdhoni, Direktur RSI Jemursari Surabaya mengucapkan terimakasih kepada para donatur, APD ini sangat dibutuhkan para dokter.

"Dengan adanya bantuan APD ini sangat membantu para dokter menangani pasien Covid-19 ini," kata dokter spesialis penyakit dalam itu saat menerima bantuan APD dari PWNU Jatim.

Sementara Bag Instalasi Farmasi RSUD Dr Soetomo Mariyatul Qibtiyah sangat mengapresiasi gerakan kemanusiaan yang dilakukan oleh Satgas NU Jawa Timur.

"APD ini sangat membantu para dokter, karena merekalah garda terdepan dalam penanganan pasien Covid 19," terangnya.

Dokter H Hidayatullah, Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo mengatakan, di RSI Siti Hajar sendiri menyediakan APD untuk 3 hingga 4 hari. Setiap harinya APD yang dibutuhkan sekitar 10 hingga 15 buah.

Padahal merawat pasien paling tidak dibutuhkan 10 hingga 14 hari.

"Jika setelah itu tidak ada stok tambahan, kami sangat kesulitan untuk merawat pasien,” ungkap Hidayatullah. 

Sementara dr Edi Suyanto, Sp.F, Ketua Satgas NU Jatim Tanggap Covid 19 mengungkapkan bantuan diberikan oleh PWNU Jawa Timur kepada rumah sakit yang telah ditunjuk oleh pemerintah sebagai rumah sakit rujukan Covid-19. Dengan harapan, APD tersebut dapat digunakan tim medis maupun dokter saat menangani pasien Covid-19.

Program kemanusian membantu para dokter berjuang melawan Covid 19 ini terus berjalan.

"Kami masih membuka peluang kepada siapapun untuk bergabung membantu melindungi para pahlawan medis ini melalui donasi online di www.s.id/pahlawanmedis," pungkasnya. 

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Jun 2020 19:45 WIB

23 ASN asal Jombang yang Dilantik di BKD Jatim Non-Reaktif

Jawa Timur

Para peserta pelantikan asal Jombang jalani rapid test

03 Jun 2020 19:29 WIB

'Jeep Willys' Tenaga Listrik Buatan Warga Jember

Jawa Timur

Sasmito, berlatar belakang tukang servis alat-alat elektronik.

03 Jun 2020 19:25 WIB

KH Said Aqil: Penyelenggara Haji Seharusnya Makin Cerdas

Reportase

Disampaikan pesan aktual PBNU

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...