Wartawan senior sekaligus bos Bintang Group, pendiri media Cek & Ricek, Ilham Bintang. (Foto: Dok C&R)

Nomor Ponsel Dicuri, Rekening Bank Wartawan Senior Dibobol Maling

Kriminalitas 18 January 2020 17:15 WIB

Pengalaman tak menyenangkan dibagikan oleh wartawan senior Ilham Bintang. Bos Bintang Group ini mengaku nomor ponselnya atau subscriber identity module (SIM) atas namanya dicuri orang tak dikenal. Akibatnya, uang ratusan juta di rekening bank miliknya amblas.

Kejadian ini berawal saat pendiri media Cek dan Ricek itu berada di Sydney, Australia, Sabtu 4 Januari 2020 pagi waktu setempat. Ia mendapati kartu seluler Indo*** miliknya menunjukkan kata 'SOS' dan tidak ada jaringan.

Padahal, Ilham Bintang sudah membeli paket roaming untuk digunakan di Australia saat tiba di Sydney sejak 30 Desember 2019 pagi.

"Akibat yang timbul sejak penukaran kartu itu, luar biasa besar. Rekening saya di Commonw***th Bank dibobol, sampai untuk menarik uang bilangan kecil saja pun tidak bisa lagi. Di Kartu Kredit BNI saya ada transaksi yang tidak saya lakukan kurun 4,5,dan 6 Januari," kata Ilham Bintang seperti diunggah di akun Facebook pribadinya.

Pembobolan itu baru diketahui Senin, 6 Januari 2020 siang waktu Melbourne. Pihak Commonw***th Bank mengonfirmasi pembobolan itu pada Ilham Bintang. Ia dikirimi data sejak Sabtu sampai Minggu terkait transaksi yang terjadi di rekeningnya.

"Pencuri menguras saldo saya dengan cara mentransfer ke hampir seratus rekening. Tidak masuk akal sama sekali. Menunjukkan betapa lemahnya pengawasan bank asing ini. Hasil curian leluasa dilayani transfernya seperti membayar cara pay roll gaji karyawan," bebernya.

Ilham Bintang pun mengajukan protes ke pihak Bank Commonw***th. Lalu, ia menelusuri ke pihak Indo*** soal mengapa kartu simnya tidak berfungsi. Ilham mengaku sempat bicara dengan petugas Indo*** bahwa sim-card miliknya rusak. Dan untuk penggantiannya, pemilik sim-card harus datang sendiri.

Ilham Bintang kemudian berbicara dengan Shavira, VIP Customer Care Indo*** setelah beberapa jam. Kemudian, pihak Indo*** mengirimi Ilham Bintang surat resmi.

"Jumat (3/1) pukul 21.02 WIB seseorang datang ke gerai Indo*** di Bintaro Jaya XChange. Orang tak dikenal itu mengaku sebagai Ilham Bintang, meminta ganti sim-card, nomer: 081680xxxx," ujar Ilham.

Anehnya, permintaan itu dipenuhi langsung oleh Gerai Indo***. Beberapa hari kemudian, Ilham Bintang pun mendapatkan rangkaian gambar sosok orang yang meminta sim-card nomor ponsel miliknya dari CCTV di gerai Indo*** Bintaro Jaya Xchange, Jumat 3 Januari 2020 pukul 21.02 WIB.

Menurut Ilham Bintang, dalam CCTV, proses mendapatkan kartu itu hanya sekitar 7 menit.
"Dimulai 20.54 sekian detik. Kelar 21.02 WIB. Tidak tampak ada proses verifikasi sebagaimana lazimnya. Malah, menurut pihak Indo***, petugasnya pun lupa memfotocopy KTP oknum itu. Akibat dari kejadian itu luar biasa," tuturnya.

Ilham Bintang pun menyayangkan, tidak dijelaskannya seperti apa mekanisme verifikasi dan validasi penggantian sim-card di Indo***. Sehingga, nomor kartu Ilham Bintang bisa dicuri langsung melalui sebuah gerai Indo***.

Padahal, nomor Ilham Bintang telah dipakai sejak 1994. Saat ini, ia menyatakan pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke polisi dan telah menunjuk kuasa hukum dalam kasus pembobolan ATM ini.

Ilham Bintang pun telah menutup rekening dan menarik dananya di Commonw***th Bank juga telah ditarik pada Jumat, 17 Januari 2020.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Apr 2020 15:30 WIB

Pemkot Malang Siapkan 3 Lokasi Karantina bagi Pendatang

Jawa Timur

Estimasi dapat menampung sekitar 500 sampai 600 orang.

06 Apr 2020 15:13 WIB

Presiden Wajibkan Warga Kenakan Masker Saat di Luar Rumah

Nasional

Presiden Jokowi meminta agar masyarakat mematuhi imbauan tersebut.

06 Apr 2020 15:00 WIB

Malang Raya Siapkan Instrumen untuk Berlakukan PSBB

Jawa Timur

Pemkot Malang bangun 4 posko untuk pantau pendatang.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.