Niat dan Waktu Puasa Syawal. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Niat dan Waktu Puasa Syawal Seperti Yang Diajarkan Nabi

Islam Sehari-hari 23 May 2020 11:16 WIB

Bulan Ramadhan berakhir dan masuk lebaran 1 Syawal 1441 Hijriyah. Bagi umat Islam, memasuki bulan Syawal disunahkan untuk melanjutkan berpuasa Syawal selama 6 hari.

Apa Keutamaan Puasa Syawal? Kapan Waktu Puasa Syawal? dan Bagaimana Hukum Puasa Syawal? Banyak keutamaan yang terkandung dalam puasa Syawal. Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam kitab Nihayatuz Zain menjelaskan:

( و ) صوم ( ستة من شوال ) لحديث من صام رمضان ثم أتبعه ستا من شوال كان كصيام الدهر ولقوله أيضا صيام رمضان بعشرة أشهر وصيام ستة أيام بشهرين فذلك صيام السنة أي كصيامها فرضا وتحصل السنة بصومها متفرقة منفصلة عن يوم العيد لكن تتابعها واتصالها بيوم العيد أفضل وتفوت بفوات شوال ويسن قضاؤها

Artinya, "Puasa sunah enam hari di bulan Syawal, berdasarkan hadits, 'Siapa yang berpuasa Ramadhan, lalu mengiringinya dengan enam hari puasa di bulan Syawal, ia seakan puasa setahun penuh.' Hadits lain mengatakan, puasa sebulan Ramadhan setara dengan puasa sepuluh bulan, sedangkan puasa enam hari di bulan Syawal setara dengan puasa dua bulan. Semua itu seakan setara dengan puasa (wajib) setahun penuh'. Keutamaan sunah puasa Syawal sudah diraih dengan memuasakannya secara terpisah dari hari Idul Fithri. Hanya saja memuasakannya secara berturut-turut lebih utama. Keutamaan sunah puasa Syawal luput seiring berakhirnya bulan Syawal. Tetapi dianjurkan mengqadhanya,"

Sedangkan waktu pelaksaan puasa Syawal yakni enam hari di bulan Syawal. Idealnya puasa Syawal dilakukan mulai tanggal 2-7 Syawal. Tapi orang yang berpuasa setelah tanggal 2 meskipun tidak berurutan selama masih berada di dalam bulan Syawal tetap diperbolehkan dengan mendapatkan keutamaan yang sama.

Orang yang melakukan puasa nadzar di bulan Syawal ternyata juga mendapatkan keutamaan seperti puasa sunah Syawal.

Syekh Ibrahim Al-Baijuri mengatakan:
وإن لم يصم رمضان كما نبه عليه بعض المتأخرين والظاهر كما قاله بعضهم حصول السنة بصومها عن قضاء أو نذر

Artinya: "Puasa Syawal tetap dianjurkan meskipun seseorang tidak berpuasa Ramadhan-seperti diingatkan sebagian ulama muta’akhirin. Tetapi yang jelas (seperti dikatakan sebagian ulama) seseorang mendapat keutamaan sunah puasa Syawal dengan cara melakukan puasa qadha atau puasa nadzar (di bulan Syawal),"

Para ulama juga menyebutkan bahkan puasa sunah seperti Senin-Kamis, Puasa Bidh tanggal 12,13,15 setiap bulan, Puasa Nabi Daud AS, juga mendapat keutamaan Syawal jika dilakukan pada bulan Syawal.

Bagiamana Bacaan Niat Puasa Syawal?

Para ulama berpendapat niat puasa Syawal adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin an ada'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT"

Bagaimana Bacaan Niat Puasa Syawal di Siang Hari?

Jika seseorang mendadak ingin mengamalkan puasa Syawal di pagi hari, maka diperbolehkan meskipun dia tidak berniat saat malam harinya. Karena niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib.

Berikut bacaan niat puasa Syawal siang hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT".

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 May 2020 01:15 WIB

Berawal Lupa Ultah Pernikahan, Lee Dong Gun dan Jo Yoon Hee Cerai

ngopiK-pop

Jo Yoon Hee telah mengurus perceraiannya dengan Lee Dong Gun.

29 May 2020 01:00 WIB

DPRD Jatim Dukung Penerapan New Normal

Jawa Timur

"Hidup berdampingan dengan corona" harus siap new normal.

29 May 2020 00:46 WIB

Risma Paparkan LKPJ 2019 di DPRD Kota Surabaya

Surabaya

Risma menjelaskan berbagai program yang telah dijalankan pada 2019.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.