Ngelontong Balap Lalu Nglepon dan Nyenil, Wistala Keren Tenan

06 Feb 2018 08:48 Menu Bunda

Pagi itu, kata Happy Suhadi, reviwer sekaligus pecinta kuliner paling top di Surabaya, paling nyaman adalah ngelontong balap. Ini tidak terlalu mengenyangkan untuk perut kala pagi, sebab itu lontong balap bisa disambung dengan jajanan pasar klepon dan cenil.

Lontong balap, kata dia, buanyak di Surabaya. Nyaris di semua sudut jalan ada. Yang enak juga tak terhitung jumlahnya. Tapi, aslinya, rata-rata enak kok. Sekalipun yang PKL. Sekali pun yang jualan harus kejar-kejaran sama Satpol PP karena dianggap mengganggu ketertiban umum.

"Lihat tuh teksturnya, keren kan. Sueger kelihatannya. Krius-krius kecambahnya. Apalagi kalau dipadu sama sate kerang, lidah ini maunya berdecap terus. Agak pedes sedikit, hahhh pasti lupa kerjaan pagi," Kata Happy Suhadi. 

Happy Suhadi reviwers kuliner fotoistimewa
Happy Suhadi, reviwers kuliner. foto:istimewa

Menurut Happy, lontong balap Suroboyo yang berhasil membuat paginya bergairah itu ada di tengah Kota Surabaya. PKL saja, dan ada di Jalan Embong Sawo. PKL Rizky namanya. Bukanya hanya Senin-Jumat.

"Seporsi, enaknya kayak begitu, kriusnya membahana kayak gitu, hanya 12k. Benar-benar ramah dengan dompet. Ajak dah 10 orang, kantong dijamin tidak susut," canda dia.

Kalau tak ingin terlalu kenyang, minta porsinya dikecilkan. Bukan piringnya yang dikecilkan lho ya, hanya lontongnya minta dikurangi. Atau, malah gak usah pakai lontong. Jadi, masih ada sisa ruang untuk menambah semangat pagi.

Kombinasi merah hijau dan uhhh bikin merem melek nikmatnya fotohappy
Kombinasi merah hijau, dan uhhh bikin merem melek nikmatnya. foto:happy

Nah, sambung yang ini kalau perut belum terlalu kenyang. Jangan remehkan jajanan pasar ya, ini kue tradisi yang bisa bikin mata merem melek. Bukan karena kelilipan ya, tapi kleponnya kalau digigit lalu gulanya meletus dalam mulut bisa-bisa pingsan saking enaknya. 

Kalau sudah gigit klepon, lalu tarik sedikit cenilnya, ratakan gula merah dan parutan kelapanya, wistala Indonesia ini serasa benar-benar luar biasa. Bersyukur benar rasanya bahwa nenek moyang pernah ciptakan kombinasi jajanan yang tiada duanya di dunia. 

"Klepon dan cenil begini enak juga tak mahal harganya. Padahal rumitttt buatnya. Coba bayangkan, hanya 7k per pack. Tujuh k itu artinya hanya tuju rebu rupiah. Coba, murah kan," Kata Happy.

Kalau jajanan pasar ini ada Jalan Raya Nusantara. Di Wisma Tropodo. Nama lapaknya Klepon Surawangi. "Kalau tempat ini sih kelewatan jalanku setiap hari, jadi bisa sekalian disamperi sekalian berangkat kerja. Keren pokoknya, wangi padannya ini yang membuat aku suka beli." Mau? (*)

Penulis : Widi Kamidi


Bagikan artikel ini