Ryman, dosen sekaligus Ketua Prodi di Fakultas Kesehatan sebuah universitas negeri di Palu. (Foto: Istimewa)

Ngamar Bareng, Pak Dosen Alasan Nobar Bola dan Bimbingan Skripsi

Nasional 24 September 2019 10:20 WIB

Aib Ryman dibongkar istrinya sendiri. Dosen dan Ketua Prodi di Fakultas Kesehatan di sebuah universitas negeri di Palu, terciduk di kamar kos mahasiswinya.

Neni, 35 tahun, betul-betul geram atas kelakuan suaminya, Ryman, 34 tahun. Tiga kali sudah, Nani mengaku menangkap basah suaminya sekamar dengan mahasiswi, sebut saja Memey, 25 tahun.

Terakhir kali, Nani pergoki Ryman dan Memey di kamar kos di Jalan Rumah Sakit Islam, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Palu. Padahal, baru malam Minggu, 21 September, Ryman tertangkap basah berselingkuh.

Pada penggerebekan kali ini, Nani datang bersama aparat kepolisian. Sebelumnya, dia sudah membuat laporan ke Polda Sulteng dengan laporan polisi bernomor LP/281/IX/2019/SPKT.

Menurut Nani, wanita muda selingkuhan suaminya berstatus mahasiswi di kampus Ryman mengajar. Ia tengah menempuh pendidikan di Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam (MIPA).

"Pertama dan kedua saya pergoki di kos Jalan Soekarno-Hatta (Palu). Dan ketiga kalinya saya dapat di kosan di Jl Rumah Sakit Islam dalam posisi telanjang. Dan itu saya lihat langsung dari jendela sebelum ketuk pintu kosan," kata Nani.

Ryman membantah tuduhan dipergoki tengah sekamar dengan mahasiswi dan berbuat tidak senonoh. Ia mengatakan dirinya bersama Memey berada di dalam kamar karena janjian mau nonton bareng (nobar) Liga Italia.

"Tidak betul yang dibilang ustri saya. Dia ingin menjatuhkan karir saya. Saya di dalam kamar hanya mau nonton Liga Italia," kilahnya.

Namun jawaban berbeda justru dilontarkan Memey. Ia menyebut kedatangan sang dosen untuk konsultasi terkait penulisan skripsi.

Meski berbeda jurusan, menurut penuturan Memey, Ryman dosen yang paham pengolahan data.

Ryman rela meluangkan waktu hingga larut malam di kosan Memey. Kondisi ini bertolak belakang dengan mahasiswa pada umumnya, di mana mereka yang harus bersusah payah mengejar dosen kemana saja untuk bimbingan skripsi. Sedangkan Memey hanya tinggal menunggu sang dosen muncul di depan pintu kosannya.

"Hubungan sebatas pertemanan. Memang betul saya di Fakultas MIPA. Dia dosen di Fakultas Kesmas. Kenapa saya konsultasi dengan dia, karena dia paham tentang pengolahan data," jelas Memey membela dirinya dan sang dosen.

Soal penyataan istri sang dosen yang pernah menggerebek sebanyak tiga kali, Memey mengaku tidak melakukan apa-apa di dalam kosan.

"Kita tidak berbuat apa-apa. Cuma nonton konsultasi skripsi," tegas Memey.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...