Pasangan Machfud Arifin-Mujiaman jelang pelaksanaan tes psikologi di Graha Amerta RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Jumat 18 September 2020. (Foto: Istimewa)
Pasangan Machfud Arifin-Mujiaman jelang pelaksanaan tes psikologi di Graha Amerta RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Jumat 18 September 2020. (Foto: Istimewa)

Negatif Covid-19, Machfud Arifin-Mujiaman Jalani Tes Psikologi

Ngopibareng.id Pilkada 18 September 2020 17:40 WIB

Bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno, melanjutkan tahap pemeriksaan kesehatan yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya di Graha Amerta RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Jumat 18 September 2020.

Pada tes kesehatan kali ini, keduanya menjalani tes psikologi setelah mendapat informasi dari KPU Surabaya untuk melanjutkan tahapan pasca swab test virus corona atau Covid-19 kedua yang dilakukan pada Kamis kemarin.

Sebelumnya, tes kedua itu dilakukan pasca Machfud Arifin dinyatakan positif pada tes pertama, ini sekaligus menjadi syarat untuk melanjutkan tes kesehatan. Apabila hasilnya negatif maka paslon boleh melanjutkan tahapan.

Machfud Arifin mengaku, dirinya sejak lama memang sudah dinyatakan negatif Covid-19 ketika melakukan tes secara mandiri 5 September 2020, setelah sebelumnya dinyatakan positif tanpa gejala.

Wes gak usah cemas rek, aku gak nulari wong aku wes dulinan karo anakku kok. (Jangan cemas, rek. Saya tidak menulari (Covid-19). Saya sudah mainan sama anak). Saya yakin kesehatan saya baik,” ujarnya.

Selama menjalani masa isolasi mandiri, mantan Kapolda Jatim itu mengaku terus menjaga pola hidupnya. Setiap hari selalu melakukan olahraga, kemudian istirahat yang cukup, dan mengonsumsi makanan bernutrisi. Utamanya, makanan yang selama ini ia jaga betul agar tidak muncul penyakit.

“Saya tidak suka durian, kepiting, mangga, bebek juga tidak suka. Saya yakin kesehatan terjaga. Selama ini saya tidak pernah minum obat kecuali kemarin itu aja,” ungkapnya.

Sementara itu, bacawali yang akrab disapa MA dalam menjalani tes psikologi ini mengaku tak melakukan persiapan khusus karena baginya kesehatannya yang penting. Ketika sehat maka akan fokus menjalani tahapan selanjutnya dengan lancar. Apalagi, tes psikologi seperti ini sudah pernah ia rasakan ketika masih sebagai polisi.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

21 Oct 2020 00:29 WIB

105 Orang Tewas Akibat Banjir di Vietnam

Internasional

Lima juga orang terdampak.

20 Oct 2020 23:48 WIB

Tak Ada Lagi Zona Merah, 50 Persen Daerah di Jatim Zona Kuning

Jawa Timur

Satgas Covid-19 mencatat 50 persen daerah di Jatim berada di Zona Kuning.

20 Oct 2020 23:30 WIB

Jateng Gelar UKM Virtual Expo

Nusantara

Pameran virtual digelar di tengah pandemi.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...