Ilustrasi pemakaman tenaga kesehatan yang meninggal akibat covid, di Jakarta. (Foto:Antara)

Nakes yang Meninggal Dapat Bintang Jasa dan Santunan Rp 300 Juta

Nasional 08 August 2020 17:58 WIB

Pemerintah akan memberikan bintang jasa kepada tenaga medis yang gugur dalam penanganan COVID-19.

Bagi tenaga medis yang gugur dalam pengabdiannya menangani COVID-19, kata dia, pemerintah akan memberikan penghargaan bintang jasa dan santunan sebesar Rp300 juta.

Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan, pemerintah mencatat banyak dokter menjadi korban juga di dalam pengabdian itu.

"Mungkin karena lelah, stres juga, lalu tertular, terkena COVID-19 dan meninggal," kata Mahfud,  di Jakarta, Sabtu.

Mahfud mengatakan bahwa Pemerintah memberikan perhatian sungguh-sungguh terhadap tenaga kesehatan yang sampai saat ini bekerja keras menangani COVID-19.

Ia menyebutkan tenaga kesehatan yang mendapatkan bintang jasa tahap pertama sebanyak 22 orang. Bintang jasa ini rencananya diserahkan pada tanggal 13 Agustus mendatang.

Dari 22 tenaga kesehatan itu, kata Mahfud, sembilan orang mendapatkan Bintang Jasa Pratama dan 13 orang mendapatkan Bintang Jasa Nararya.

Para penerima bintang penghargaan dari kalangan tenaga kesehatan yang gugur dalam menjalankan tugasnya menangani COVID-19 itu telah diputuskan Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

"Itu sebagai bentuk penghormatan pemerintah yang sifatnya simbolik kepada yang gugur. Tentu orang bekerja tidak ingin gugur untuk dapat penghargaan atau santunan. Ini tahap pertama," katanya.

Mahfud mengatakan bahwa Pemerintah, melalui Satgas Penanganan COVID-19 dan Kementerian Kesehatan, terus bekerja intensif untuk mendata tenaga kesehatan yang gugur dalam penanganan COVID-19.

Selama ini, Mahfud mengatakan bahwa Pemerintah juga telah menunjukkan perhatian kepada para tenaga kesehatan yang menangani COVID-19, yakni dengan menyediakan insentif setiap bulan kepada dokter spesialis, dokter umum, maupun tenaga medis nondokter.

Besaran intensif bagi dokter spesialis yang menangani COVID-19 sebesar Rp15 juta/bulan, dokter umum Rp10 juta/bulan, sementara tenaga medis nondokter sebesar Rp7,5 juta/bulan.(ant/asm)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Oct 2020 09:28 WIB

Joy Tobing Positif Covid-19, Kehilangan Indra Penciuman

Selebriti

Joy Tobing positif Covid-19, gejalanya mulai dari demam, batuk, dan flu.

01 Oct 2020 09:10 WIB

Anas Urbaningrum Dapat Potongan Hukuman Selama 6 Tahun

Hukum

Pidana Anas Urbaningrum turun dari 14 menjadi 8 tahun.

01 Oct 2020 08:14 WIB

Debat Kepribadian

Dahlan Iskan

Pilpres AS memasuki masa debat calon pilpres. Siapa yang menang?

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...