Berkah Ramadan di Kuningan... foto:kemenpar

Musik Punk Rock dalam Berkah Ramadan di Kuningan

11 Jun 2018 16:59

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Musik punk rock ikut mewarnai Wisata Berkah Ramadan di Kuningan, Jawa Barat. Event ini berlangsung meriah. Sebab diikuti 3.000 jemaah dari berbagai daerah.

Hadirnya ribuan jemaah, membuat lokasi acara, di Masjid Asysyakur Desa Tinggar, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, menjadi penuh sesak.

Dukungan promosi Kemenpar dan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kab. Kuningan menjadikan acara ini lebih semarak.

"Acara yang digagas oleh Madrosah Asysyakur pimpinan Juhendri,  S. Pd ini memang luar biasa. Alhamdulillah Wisata Berkah Ramadan ini berlangsung khitmat dan mampu menyedot ribuan wisatawan religi," kata Kepala Bidang Pemasaran Area I Kementerian Pariwisata Wawan Gunawan.

Wawan menambahkan, Wisata Berkah Ramadan merupakan kegiatan atraksi wisata bernuansa religi. Event ini diadakan sebagai bentuk syukur atas turunnya Kitab Suci yang telah menjadikan Ramadan sebagai Bulan Suci. Selain itu juga sebagai media penyegaran rohani bagi masyarakat.

Acaranya diset maksimal dan padat. Ada pameran seni santri, bazar kuliner Ramadhan, serta pengajian. Selain itu ada Dzikir Akbar, Tawasyul. 

Sebagai pamungkas, ada Tabligh akbar. Yang diisi duet tausyiah Kyai Dadang dan Teh Witrin putri dari Syeik Mursyid Abah Gaos dari Pesantren Sirnarasa Ciamis. Serta dipadukan dengan seni Islami dan modern. Meliputi marawis, hadroh, pencak silat, dan punk rock.

Acara khas Ramadan "Ngabuburit", buka bersama dan sholat tarawih berjamaah turut menjadi agenda dalam acara ini.

Terpisah Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana,  mengungkapkan Ramadan merupakan tonggak untuk menyelenggarakan event wisata religi yang bermanfaat. Menurutnya event-event seperti ini harus terus digelar bukan saja pada bulan Ramadan. Tetapi juga dilain kesempatan.

"Wisata religi atau wisata halal ini saat ini semakin diminati dan selalu mampu menyedot wisatawan. Saat ini Indonesia berada di posisi ke-2 pada Global Muslim Travel Index (GMTI) - Master Card Report pada tahun 2018. Tahun depan kita harus jadi nomor 1. Maka dari itu event-event seperti ini harus terus kita gelar," ujar Pitana yang diamini oleh Asisten Deputi Pemasaran I Regional II Kemenpar Sumarni.

Ucapan Pitana memang bukan isapan jempol belaka. Dengan ribuan masyarakat yang menghadiri event tersebut, jelas membawa berkah bagi peserta bazar Ramadan. 

Dagangan mereka diserbu para pengunjung yang mencari kebutuhan Lebaran. Begitu juga dengan masyarakat sekitar yang ikut berjualan souvenir serta oleh-oleh. (*)