Munculnya Bayangan Hijau dan Rintik Cahaya Putih di Makam KH Besari Ponorogo

23 Apr 2018 08:24 Politik

Seperti biasa, setiap mengunjungi sebuah daerah, Gus Ipul akan selalu ziarah, berdoa dan membacakan tahlil di makam-makam tua. Tak terkecuali ketika melakukan perjalanan kampanye ke Kabupaten Ponorogo, Sabtu (21/4) petang.

Gus Ipul mengajak beberapa sahabat yang ikut untuk berziarah ke makam KH Muhammad Besari di kompleks Masjid Tegalsari. Gus ipul tiba di makam tepat ketika adzan Isyak dikumandangkan di masjid tua yang berada tepat di samping makam.

Namun ada yang berbeda di makam guru dari Pujangga Ronggowarsito ini. Suasana dingin begitu terasa ketika Gus Ipul dan beberapa orang masuk ke dalam kompleks makam.

Salah satu foto dengan kejanggalan cahaya putih  seperti rintikan hujan yang tampak pada tulisan di nisan KH Ageng Muhammad Besari disaat Gus Ipul sedang mendoakan Foto Ist
Salah satu foto dengan kejanggalan cahaya putih seperti rintikan hujan yang tampak pada tulisan di nisan KH Ageng Muhammad Besari disaat Gus Ipul sedang mendoakan. (Foto: Ist)

Keganjilan sempat terjadi ketika juru foto tiba-tiba kebingungan karena flash kamera tiba-tiba tidak menyala. Tiap kali jepretan pertama, flash tidak menyala, dan hanya untuk jepretan kedua flash menyala. Begitu seterusnya, hanya jepretan kedua flash menyala, hingga akhirnya setelah berulang kali melakukan pemotretan flash baru kembali normal.

Saat dilihat hasil jepretannya-pun juga terjadi keanehan karena tampak ada cahaya hijau melintas seakan ikut berdoa tepat di depan Gus Ipul.

Ada dua frame foto yang memunculkan cahaya hijau di depan Gus Ipul. Selain cahaya hijau, juga muncul cahaya garis putih yang turun dari atas seakan mirip rintik hujan

Cahaya putih ini turun beberapa kali. Bahkan saat doa dipanjatkan, cahaya putih seakan terus muncul tak ingin meninggalkan suasana khusuk doa yang dipimpin oleh juru kunci makam.

Sementara itu juru kunci makam mengatakan fenomena semacam ini jarang terjadi. "Mungkin karena Gus Ipul ini banyak didoakan Kiai. Hampir seluruh Kiai sepuh se Jatim mendoakan Gus Ipul," ujarnya.

Gus Ipul sendiri, kata juru kunci ini, sering berkunjung ke makam Tegalsari ketika Gus Dur masih hidup. Hampir setiap Gus Dur ke Tegalsari, pasti mengajak keponakannya ini. "Jadi saya tidak heran kalau Gus Ipul ini dekat dengan Tegalsari karena sejak dulu selalu diajak Gus Dur ke sini," ujarnya. (*)

Salah satu foto dalam keadaan normal tanpa ada kejanggalan Tak nampak bayangan hijau dan cahaya putih Foto Ist
Salah satu foto dalam keadaan normal tanpa ada kejanggalan. Tak nampak bayangan hijau dan cahaya putih. (Foto: Ist)