Munarman. (Foto:Republika)

Munarman Penuhi Panggilan Polisi Jadi Saksi Penganiayaan Ninoy

Hukum 09 October 2019 13:06 WIB

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman Rabu siang memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus penculikan dan penganiayaan pegiat media sosial Ninoy Karundeng.

Munarman tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 11.20 WIB dengan didampingi pengacaranya, Samsul Bahri.

Munarman yang memakai kemeja hijau tosca langsung masuk ke ruangan penyidik di Gedung Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tanpa memberikan pernyataan ke awak media.

"Prinsipnya kita ke sini hanya memberikan klarifikasi. Ada panggilan menyebutkan bahwa salah satu tersangka berkomunikasi dengan Bapak Haji Munarman," kata Samsul di Gedung Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Rabu.

Munarman dipanggil sebagai saksi oleh penyidik Polda Metro Jaya setelah namanya disebut-sebut dalam kasus penculikan dan penganiayaan Ninoy Karundeng.

Munarman disebut polisi menerima laporan terjadinya peristiwa penculikan dan penganiayaan dari tersangka berinisial S yang terlibat dalam penganiayaan Ninoy.

"S melaporkan semuanya kepada Pak Munarman," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin 7 Oktober lalu.

Polisi menyebut S mendapat perintah setelah melaporkan hal ini, meski demikian Argo tak merinci apakah perintah itu berasal dari Munarman atau bukan.

Namun Argo juga membenarkan jika Munarman yang dimaksud tersangka S adalah Munarman anggota FPI.

Dalam kasus Ninoy, polisi telah menetapkan 13 tersangka dalam kasus tersebut. Ke-13 Tersangka itu adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, F, serta Bernard Abdul Jabbar, yang juga Sekjen PA 212.

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Apr 2020 15:20 WIB

Transaksi Digital Diharapkan Bisa Atasi Keterpurukan

Nasional

Transaksi digital diyakini jadi kegiatan normal pasca pandemi Covid-19

01 Apr 2020 13:06 WIB

Darurat Covid-19, Sri Mulyani Kejar Pajak Zoom dan Netflix

Ekonomi dan Bisnis

Perusahaan ini berada di luar Indonesia namun pajaknya tetap bisa dipungut.

21 Feb 2020 16:43 WIB

Nekat, Mahasiswa PTN di Malang Jual Ganja di Kantin Kampus

Kriminalitas

Mahasiswa PTN transaksi ganja dari Medan di kantin kampus Malang

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.