KPU Banyuwangi melakukan coklit untuk pemutakhiran data pemilihan lanjutan. (Foto: Dok. KPU Banyuwangi)

Mulai Hari Ini KPU Banyuwangi Melakukan Coklit

Pilkada 15 July 2020 09:32 WIB

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi melakukan pemutakhiran data pemilihan serentak lanjutan dengan metode pencocokan dan penelitian (coklit), mulai hari ini, Rabu, 15 Juli 2020.

Untuk melaksanakan coklit ini, KPU Banyuwangi sudah membentuk 3.745 petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Mereka inilah yang akan datang rumah warga door to door untuk melakukan pendataan

"PPDP mulai melakukan pendataan mulai hari ini 15 Juli 2020 hingga 13 Agustus 2020," ujar Komisioner KPU Banyuwangi Divisi SDM dan Parmas, Dian Purnawan, Rabu, 15 Juli 2020.

Dian mengatakan, masyarakat tinggal menunggu di rumah. Masyarakat diminta menyiapkan data kependudukan berupa KTP Elektronik atau Paspor atau Surat Keterangan Telah melakukan perekaman dari Dispendukcapil, Kartu Keluarga. Dokumen ini untuk validasi data.

Saat melakukan coklit, lanjut Dian, Petugas PPDP akan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan, face shield dan dan dibekali hand sanitizer.

"Masyarakat tidak perlu kuatir, karena seluruh petugas PPDP sudah melakukan rapid test dengan hasil non reaktif," tegasnya.

KPU Banyuwangi mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti kegiatan klik serentak lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Laman ini untuk mengecek apakah data pemilih sudah terdaftar atau tidak.

Penulis : Muh Hujaini

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

23 Sep 2020 20:26 WIB

DPRD Surabaya: Labkesda Pemkot Tak Seindah Bayangan

Pemerintahan

Menurut Imam, banyak aturan yang membuat tracing covid tak maksimal.

23 Sep 2020 20:11 WIB

Sinopsis Hail Caesar: Menjaga Ketenaran Bintang Hollywood

Film

Big Movie GTV akan menayangkan film Hail Caesar malam ini.

23 Sep 2020 19:54 WIB

Kapolsek Kedungkandang Sosialisasi Protokol Covid Pakai Dokar

Jawa Timur

Kapolsek di Malang ini sosialisasi protokol kesehatan dengan cara unik.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...