Gapura Masuk Bandara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur (Foto: Istimewa)

Bandara Abdulrachman Saleh Hentikan Penerbangan Penumpang

Jawa Timur 24 April 2020 21:13 WIB

Bandara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, akan menutup akses penerbangan komersial menuju ke Malang, mulai Sabtu 25 April 2020. Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh, Suharno, mengatakan pada hari ini masih ada 3 penerbangan komersil di bandara tersebut.

"Hari ini masih ada penerbangan. Efektifnya mulai besok," tuturnya pada Jumat 24 April 2020.

Suharno menjelaskan sejak masa pandemi Covid-19, penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh menurun. Biasanya, terang Suharno, ada sampai 12 penerbangan yang dilayani. Namun, di masa pandemi ini tinggal enam aktivitas penerbangan yang dilayani.

"Akhir-akhir ini turun. Fluktiatif jadi dua, tiga, empat, sesuai dengan permintaan pasar saja (penumpang pesawat)," jelasnya.

Bagi para penumpang yang sudah terlanjur memesan tiket, Suharno mengatakan bahwa refund merupakan kewenangan dari maskapai penerbangan masing-masing.

"Kalau itu kewenangan dari maskapai ya," ujarnya.

Namun, Suharno mengatakan pihaknya masih melayani penerbangan non-komersil seperti tamu negara, jasa pengiriman barang serta agenda kenegaraan.

"Kalau ada agenda kenegaraan seperti datangnya diplomat juga untuk kebutuhan Covid-19 seperti mengangkut obat-obatan itu masih kami layani," tutupnya.

Larangan aktivitas penerbangan sementara tersebut merupakan bagian dari pencegahan Covid-19 menjelang mudik lebaran.

Seperti diberitakan oleh ngopibareng.id sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengeluarkan larangan mudik lebaran 2020 di tengah pandemi virus Corona, Covid-19. Larangan ini dikeluarkan untuk mencegah meluasnya penularan Corona di Indonesia.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 18:20 WIB

Zidane: Courtois Berpengaruh Besar Terhadap Perburuan Gelar

Liga Spanyol

Thibaut Courtois menggagalkan banyak peluang lawan.

11 Jul 2020 18:02 WIB

1.280 Personil Secapa Bandung Positif Covid, Ini Penjelasan KSAD

Nasional

Terdiri dari 991 personel siswa, dan 289 personil staf

11 Jul 2020 18:00 WIB

Sudirman Said Soal Isu Radikalisme, STAN Stop Pendaftaran Maba

Pendidikan

Pemerintah melanjutkan proses seleksi untuk sekolah kedinasan, kecuali STAN

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...