Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat berada di Kejati Jatim dalam deklarasi Penyelamatan Aset Negara. (Foto: Faiq/ngopibareng.id)

Momen Akrabnya Risma dengan Khofifah di Kejati Jatim

Jawa Timur 18 July 2019 17:56 WIB

Acara penyerahan aset Yayasan Kas Pembangunan (YKP) ke tangan Pemerintah Kota Surabaya, ternyata tak sekedar penyerahan aset secara simbolis saja. Namun bisa jadi, acara ini menjadi sekaligus momen rekonsiliasi antara Risma dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pagi tadi Risma Khofifah Indar Parawansa memang hadir bersama dalam Deklarasi Penyelamatan Aset Negara oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. 

Dalam acara ini, nampak beberapa momen dimana Risma begitu akrab dan hangat berbincang dengan Khofifah Indar. Padahal sebelumnya, keduanya seolah jaga jarak. Penyebabnya, diduga karena pemilihan gubernur 2018 lalu. Khofifah maju sebagai cagub, sedangkan Risma merupakan salah satu juru kampanye dari pasangan lawan.

Indikasi mereka berdua saling jaga jarak terlihat dalam beberapa momen. Misalnya saja acara halal bihalal yang diadakan Gubernur Jatim. Acara ini  mengundang seluruh bupati/walikota se-Jatim dan para Forkopimda 11 Juni 2019 lalu. Namun Risma tak hadir.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat sepanggung bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Foto FaiqngopibarengidWali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat sepanggung bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Faiq/ngopibareng.id)

Begitu pula saat acara Lailatul Qiroah Ramadhan 1440 H, 29 Mei 2019 lalu yang bertempat di Taman Bungkul, Surabaya. Dalam acara yang diadakan oleh PCNU Surabaya tersebut, Risma nampak tidak hadir. Saat acara Khofifah menjelaskan bahwa Risma telah sampai di lokasi namun karena alasan kesehatan, dia tidak jadi masuk ke dalam acara.

Namun, tanda-tanda saling jaga jarak, dalam acara tadi seolah tak terlihat lagi. Keduanya terlihat berbincang hangat sembari melontarkan senyum kepada satu sama lain. Perbincangan keduanya nampak begitu cair.

Risma saat berdiskusi dengan Khofifah Foto FaiqngopibarengidRisma saat berdiskusi dengan Khofifah. (Foto: Faiq/ngopibareng.id)

Bahkan, dengan setengah memuji Khofifah menyebut di depan para bupati/walikota se-Jawa Timur yang hadir, dirinya begitu ingin mendapat penanganan yang sama seperti Risma dari Kejati Jatim. 

"Ibu Risma ini orang yang paling berbahagia hari ini karena mendapat penanganan luar biasa dari Kejati. Ke depan saya juga ingin Pemerintah Provinsi Jatim mendapat hal yang sama," ujar Khofifah.

Sebelumnya Kejati telah memberikan aset YKP secara simbolis kepada Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Bersama Gubernue Khofifah lalu pimpinan kejati, kejari, BPN, Risma menerima secara simbolis penyerahan aset YKP kepada Pemkot Surabaya.

Dalam sambutannya Risma mengungkapkan kebahagiannya. Sembari matanya berkaca-kaca, Risma mengucapkan terima kasih kepada Kejati atas kerja kerasnya mengembalikan yang dikuasai YKP kepada Pemkot Surabaya. 

Setelah itu Risma dengan seluruh bupati/walikota se-Jawa Timur serta Gubernur Khofifah kompak mengucapkan deklarasi penyelamatan aset negara yang dipimpin oleh Kepala Kejati, Sunarta.

Penulis : Faiq Azmi

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

31 May 2020 01:29 WIB

Anak Tenaga Kesehatan Covid-19 Dapat Prioritas di PPDB SMA/SMK

Pendidikan

Khofifah mengatakan itu sebagai bentuk apresiasi bagi tenaga kesehatan

30 May 2020 17:15 WIB

Soal Risma Marah, PDIP Jatim: Wajar, Risma Bela Rakyat

Jawa Timur

Deni mengatakan tindakan Risma adalah spontanitas membela rakyat

30 May 2020 14:30 WIB

Geger Mobil PCR, DPRD Surabaya Minta Khofifah dan Risma Damai

Surabaya

Eksekutif seharusnya malu dengan polemik ini.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.