Kotak suara. (Ilustrasi: Fa Vidhi/Ngopibareng)

MK Putuskan 5 Pilihan Pemilu Serentak, Pilkada bisa Bareng DPRD

Nasional 27 February 2020 11:45 WIB

Mahkamah Konstitusi akhirnya memutuskan beberapa alternatif untuk pemilu serentak. Putusan ini menyusul banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia akibat kelelahan saat menjalankan tugas.

"Setelah menelusuri kembali original intent perihal pemilihan umum serentak; keterkaitan antara pemilihan umum serentak dalam konteks penguatan sistem pemerintahan presidensial; dan menelusuri makna pemilihan umum serentak dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 14/PUU-XI/2013, terdapat sejumlah pilihan model keserentakan pemilihan umum yang tetap dapat dinilai konstitusional berdasarkan UUD 1945," kata hakim konstitusi Saldi Isra dalam putusannya di laman Mahkamah Konstitusi.

Beberapa model pemilu serentak yang bisa dipilih adalah:

1. Pemilihan umum serentak untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden/Wakil Presiden, dan anggota DPRD.
2. Pemilihan umum serentak untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden/Wakil Presiden, Gubernur, dan Bupati/Walikota.
3. Pemilihan umum serentak untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden/Wakil Presiden, anggota DPRD, Gubernur, dan Bupati/Walikota.
4. Pemilihan umum serentak nasional untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden/Wakil Presiden; dan beberapa waktu setelahnya dilaksanakan Pemilihan umum serentak lokal untuk memilih anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten/Kota, pemilihan Gubernur, dan Bupati/Walikota.
5. Pemilihan umum serentak nasional untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden/Wakil Presiden; dan beberapa waktu setelahnya dilaksanakan Pemilihan umum serentak provinsi untuk memilih anggota DPRD Provinsi dan memilih gubernur; dan kemudian beberapa waktu setelahnya dilaksanakan pemilihan umum serentak kabupaten/kota untuk memilih anggota DPRD Kabupaten/Kota dan memilih Bupati dan Walikota.

Menurut Saldi, beberapa pilihan lain bisa diambil asalkan tetap menjaga sifat keserentakan dalam pemilu.

Infografis Fa VidhiNgopibarengid(Infografis: Fa Vidhi/Ngopibareng.id)

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Jun 2020 15:40 WIB

Surabaya Zona Hitam, Wawali Surabaya Sebut Hal Wajar

Surabaya

Menrut Whisnu lonjakan adalah hasil dari rencana besar pemkot

07 Jun 2020 15:23 WIB

Metta School, BEC dan PLS Bagikan 500 Sembako ke Warga

Surabaya

Sasarannya kepada warga kurang mampu dan pekerja informal.

07 Jun 2020 15:21 WIB

Barnes & Noble Booksellers, Kisah yang Belum Selesai

Tokoh Lain

Kisah jatuhnya bangunnya raksasa toko buku di AS, Barnes & Noble Bookseller

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...