Miss Singapore Memakai Gaun Perdamaian Amerika-Korea Utara

30 Nov 2018 19:48 Internasional

Miss Universe Singapore, Zahra Khanum membuat kehebohan di ajang Miss Universe 2018 di Bangkok, Thailand. Gadis 24 tahun ini mengenakan gaun unik sehingga menjadi sorotan di ajang ratu kecantikan dunia tersebut.

Zahra Khanum mengenakan gaun bertema perdamaian, yang mengambil momentum Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat Doland Trump di Singapura pada Juni 2018.

Gaun yang dikenakan Zahra Khanum berwarna biru elektrik, dan jika dihamparkan akan terlihat lukisan cetak digital yang memperlihatkan jabat tangan antara pihak Korea Utara dan Amerika Serikat.

Selain itu, Zahra Khanum juga tampil unik dengan menyematkan sayap yang bentangannya mencapai 3 meter.

Dikutip dari The Straits Times, gaun 'perdamaian' ini dirancang selama tiga bulan oleh desainer Moe Kasim dari Moephosis Concepts.

Pria 48 tahun ini mengungkapkan bahwa bagian yang paling sulit adalah menyampaikan pesan bermakna melalui desain menarik.

"Saya harus mempertimbangkan kepekaan politik dan apa arti semua itu bagi Singapura dan komunitas dunia, tanpa adanya salah paham," jelas Moe Kasim.

Miss Universe Singapore 2018 Zahra Khanum bersama desainer gaun perdamaian dunia Moe Kasim
Miss Universe Singapore 2018, Zahra Khanum bersama desainer gaun perdamaian dunia, Moe Kasim.

Menurut Zahra Khanum, gaun ini mewakili keinginan dari setiap orang, yakni mempromosikan rasa persatuan dan persahabatan ketika dia menjajal gaun ini dan memperlihatkannya kepada publik.

"Saya membaca dan mencatat isu-isu dunia dan apa yang dikatakan publik, terutama mantan Ibu Negara AS Michelle Obama dan artis Priyanka Chopra," ujar Zahra Khanum.

Tahun lalu, Moe Kasim juga merancang gaun LED Supertree yang dipakai oleh Manuela Bruntraeger sebagai Miss Universe Singapore 2017 yang terinspirasi pemandangan skyline ikonis Garden By The Bay dan Marina Bay. Dia juga merancang gaun bertema 'Peranakan' yang dipakan Miss Universe Singapore 2016, Cheryl Chou. (yas)

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini