Aditya (kiri) pemain softball Jatim saat memperkuat Timnas Softball Indonesia
Aditya (kiri) pemain softball Jatim saat memperkuat Timnas Softball Indonesia

Miris..!! Ini Pengakuan Atlet Softball Jatim Setelah Terpuruk di Kejurnas

Ngopibareng.id Lain-lain 01 April 2018 17:48 WIB

Kekecewaan mendalam dirasakan atlet softball putra Jatim, Aditya Aulia Rachman usai tim yang dibelanya hancur lebur di Kejurnas Softball di Yogyakarta, 28 Maret -1 April 2018.

Maklum, bukan hanya statusnya sebagai pemain Pelatnas yang membuatnya malu dengan hasil buruk Jatim di Kejurnas. Namun juga karena kondisi tim Jatim yang tak serius dalam melakukan persiapan di Kejurnas.

Dalam perjalanan menuju Surabaya dari Yogyakarta, Adit mengatakan jika tim Jatim yang tampil Kejurnas 2018, bukan tim terbaik. Sebab, banyak pemain potensial yang memilih tidak tampil.

"Ini adalah hasil paling buruk sepanjang sejarah. Tidak ada persiapan untuk Kejurnas.Pemilihan nama pemain dan langsung berangkat Kejurnas, " ujar pemain yang bergabung di Pelatnas proyeksi Piala Asia dan Asian Games 2018 ini.

Yang lebih disesalkan Adit, selain terkesan asal comot pemain, tim Jatim juga tidak pernah melakukan latihan bersama sebelum tampil di Kejurnas, "Daerah lain minimal latihan sebelum, Jatim gak pernah latihan blas, " ucapnya geram.

Jika Jatim tampil dengan kekuatan penuh, lanjut Adit, bisa dipastikan lolos sampai ke babak semifinal, "Kalau pemain terbaik ikut semua, minimal kita bisa semifinal. Tidak seperti sekarang pemain banyak yang dari baseball dan akhirnya tidak bisa tembus babak pagesistem, " keluhnya.

Seperti diketahui, tim sofball putra Jatim menuai hasil buruk setelah tiga kali menelan kekalahan di Grup A yang membuat posisinya berada di urutan ke empat. Jatim hanya bisa menang sekali dari tim terlemah Jawa Tengah.

Melihat kondisi terpuruknya softball putra Jatim yang di PON 2016 meraih perak, Adit berharap masalah organisasi di Pengprov Perbasasi Jatim harus diselesaikan. Sebab, persoalan organisasi  menjadi akar dari merosotnya prestasi Jatim.

"Masalah organisasi harus segera diselesaikan agar organisasi bisa bekerja semestinya. Mulai pembibitan terus kejuaraan rutin ada, persiapan untuk Kejurnas mesti matang. Selama ini karena ada konflik di organisasi baseball softball Jatim sangat mempengaruhi kondisi atlet, " harapnya. (tom)

Penulis : Rahmad Utomo

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

02 Dec 2020 22:35 WIB

Jelang PON Papua, KONI Jatim Minta Dukungan Anggaran Gubernur

Lain-lain

Puslatda Jatim masuki babak final.

21 Nov 2020 21:38 WIB

Pelatih Puslatda Jatim Sayangkan Wacana Pemangkasan Anggaran KONI

Lain-lain

Dinilai akan berdampak pada prestasi Jatim

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...