Mintalah kepada Allah Rezeki Secukupnya, Begini Caranya

16 Jun 2019 04:30 Islam Sehari-hari

Rais 'Aam Jamiyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) Habib Muhammad Luthfi bin Yahya mengatakan, jika meminta kepada Allah dalam berdoa, mintalah rezeki yang cukup.

"Minta dicukupi oleh Allah Ta’ala, cukup arti duniawiyahnya, cukup arti ukhrowiyahnya," ujarnya saat menyampaikan taushiyah pada kegiatan rutin di Majelis Jumat Kliwon di Kanzus Sholawat Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat 14 Juni 2019.

Selain mengajak kepada jamaah untuk meminta secukupnya, Habib Luthfi juga mengajak kepada jamaah minta diselamatkan oleh Allah, selamat di dunia ini sampai akhirat nanti. "Jangan lupa minta juga diselamatkan dunia dan akhirat oleh Allah," tandasnya.

Habib Luthfi di hadapan puluhan ribu jamaah yang berasal dari berbagai daerah juga mengajak meminta kepada Allah Ta’ala selain iman wal islam, minta diatur hidupnya oleh Allah SWT. Supaya mendapatkan keberuntungan dari dunia ini sampai akherat nanti."Mintalah kepada Allah agar kita tetap dalam iman dan Islam agar mendapatkan keburuntungan dunia dan akhirat kelak," tuturnya.

Rais 'Aam JATMAN yang juga Ketua Forum Ulama Sufi Dunia itu mengajak kepada hadirin untuk tetap taat aturan Allah Ta'ala. "Jika kalian taati segala aturan Allah, maka kalian akan mendapatkan keberuntungan dunia dan akhirat," jelasnya.

Menurutnya, seseorang yang ingin mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat mesti ridha dan siap untuk menjalani apa yang sudah diatur oleh Allah.

“Orang tersebut, menerima apa yang telah diatur oleh Allah, dengan cara menaati dan bukan dengan menghindarinya. Seperti halnya orang yang sakit, kalau ia mau diatur, Insyallah cepat sembuh. Tetapi kalau dia seenaknya sendiri, pakai aturannya sendiri, ya sulit untuk menemukan dan mendapatkan kesembuhan,” ujar Habib Luthfi.

Dijelaskan, aturan Allah merupakan aturan yang telah disampaikan kepada para nabi dan berlanjut hingga sekarang oleh para ulama. "Dengan menerima aturan tersebut, bahkan ridha, maka semua akan menjadi terasa ringan," ungkapnya.

Pengajian Jumat Kliwon ini merupakan yang perdana diselenggarakan, setelah libur pada bulan Puasa lalu. Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Tanah Air ikut hadir dalam pengajian tersebut.

Sejak malam ribuan jamaah sudah berdatangan untuk mengikuti Pengajian Majelis Ta'lim dan Dzikir Az-Zahir yang diasuh salah satu menantunya, yakni Habib Zaenal Abidin Assegaf, sedangkan paginya diisi dengan dzikir dan shalawat yang dipimpin langsung Habib Luthfi bin Yahya diteruskan dengan taushiyah dan ditutup dengan musafahah. (nuo)

“Orang tersebut, menerima apa yang telah diatur oleh Allah, dengan cara menaati dan bukan dengan menghindarinya. Seperti halnya orang yang sakit, kalau ia mau diatur, Insyallah cepat sembuh. Tetapi kalau dia seenaknya sendiri, pakai aturannya sendiri, ya sulit untuk menemukan dan mendapatkan kesembuhan,” ujar Habib Luthfi bin Yahya.