Minibus Seruduk Truk di Tol Cipali, 6 Korban Tewas Satu Keluarga

01 Dec 2019 16:21 Nasional

Tol Cipali kembali 'memakan korban'. Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Tol Cikopo - Palimanan (Cipali), Jawa Barat, Kilometer 113.200 Jalur B. Kecelakan melibatkan minibus Toyota Avanza nopol B 1076 PYC dengan truk pengangkut sepeda motor nopol B 9556 UIO.

Enam orang tewas dan 1 orang alami luka dalam insiden ini. Kecelakaan terjadi pada Minggu, 1 Desember pukul 05.00 WIB.

Kedua kendaraan melaju dari arah cirebon menuju Jakarta di jalur lambat, namun setibanya di TKP kendaraan avanza menyeruduk kendaraan yang tepat berada di depannya.

Dugaan sementara pengemudi minibus Avanza tidak bisa mengendalikan laju kendaranannya, sehingga menabrak dengan truk Mitsubishi Ransus Carrier.

Kencangnya laju kendaraan membuat hampir seluruh badan kendaraan ringsek karena masuk ke kolong bagian belakang truk.

Ironisnya, minibus Avanza nempel di bagian belakang truk dan terseret hampir 100 meter. Beberapa bagian mobil Avanza itu berhamburan di jalan, satu ban lepas dan pecahan kaca juga berserakan. Posisi terakhir kedua kendaraan terhenti di bahu jalan.

Proses identifikasi seluruh korban tewas kecelakaan maut di Tol Cipali sudah selesai di RSUD Ciereng Subang. Tim identifikasi dari Polres Subang sudah berhasil mengungkap identitas seluruh korban tewas. Mereka semuanya satu keluarga.

"Berdasarkan pemeriksaan dan pencocokan data, untuk seluruh korban meninggal dunia kini sudah teridentifikasi," ujar Kanit Laka Polres Subang, Iptu Zaenudin, Minggu 1 Desember 2019.

"Semua penumpang itu satu saudara, karena semuanya meninggal dunia hanya satu yang luka berat. Kita coba hubungi sanak saudaranya melalui telepon genggam milik para korban. Dari sana kita bisa mencocokkan data dan dapat mengungkap identitas korban," Zaenudin menjelaskan.

Dua bocah laki-laki korban tewas yang kini sudah teridentifikasi adalah Raka umur 10 tahun, dan Zaki usia 8 tahun. Keduanya sama-sama beralamat di Kp./Ds. Klodran Rt. 07/03 Kec. Nogosari Kab. Boyolali.

Sedangkan empat korban dewasa yang meninggal ialah Sutarno (sopir minibus Avanza), 44 tahun, warga Jagakarsa, Jakarta Selatan; Sukardi, 42 tahun, warga Kota Tangerang; Sunarto, 33 tahun, warga Boyolali, Jawa Tengah; dan Tutik Kurniawati, 34 tahun, warga Kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Sementara korban selamat dengan kondisi luka berat bernama Partini, 41 tahun, warga Jakarta Selatan.