Baju balap yang dikenakan Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas dilelang. (Foto: Twitter/@MercedesAMGF1)

Mercedes Lelang Baju Balap Hamilton dan Bottas untuk Covid-19

F1 18 April 2020 14:27 WIB

Mercedes akan melelang sepasang baju balap yang dikenakan oleh dua pembalapnya, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, selama Formula 1 musim 2019 lalu. Hasil lelangnya akan disumbangkan untuk badan amal National Health Service (NHS).

Dikutip dari Crash, lelang tersebut dilakukan secara online melalui media online milik badan amal Bonhams Auctioneers. Untuk baju balap milik sang juara bertahan F1 dibuka di angka 2.800 poundsterling. Sementara milik bottas hanya sebesar 800 poundsterling.

Tim yang berbasis di Inggris ini ingin berkontribusi nyata dalam penanganan Covid-19. Dengan bantuan tersebut, Mercedes berharap bisa membantu meringankan para petugas NHS selama bekerja di garda terdepan melawan Covid-19.

Saat ini para pekerja NHS bertaruh nyawa dan semua yang ia miliki untuk melawan pandemi Covid-19. Di Inggris saat ini lebih dari 108.000 kasus terkonfirmasi terpapar corona, dengan angka kematian lebih dari 14.500 jiwa.

Hingga 16 April 2020 lalu, ada 27 kematian terverifikasi di antara staf NHS yang telah melakukan kontak langsung dengan penderita virus corona. Mereka terinfeksi virus tersebut karena kekurangan peralatan pelindung yang sesuai standar.

Selain melelang baju pembalapnya, Mercedes bekerja bersama enam tim F1 lain yang berbasis di Inggris untuk membantu mengembangkan dan memproduksi peralatan medis sejak Maret lalu.

Tujuh tim telah berkontribusi dalam penyediaan lebih dari 20.000 pesanan perangkat pengobatan pasien coronavirus dari NHS, serta 10.000 perangkat bantuan pernapasan yang dipelopori oleh Rumah Sakit Mercedes dan University College London.

Mercedes telah membuat desain Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) tersedia secara bebas dijiplak oleh perusahaan lain. Mereka juga telah bekerja bersama mitra prinsipnya INEOSS memproduksi setidaknya 5.000 pelindung wajah PPE untuk rumah sakit lokal di sekitar pangkalan tim.

Sementara McLaren membantu mengembangkan peralatan pelindung untuk pekerja NHS yang berada di garis depan. Seperti disebutkan mantan bos tim, Ron Dennis, telah menciptakan skema untuk memasok sejuta makanan gratis kepada staf NHS selama krisis yang sedang berlangsung.

Penulis : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Aug 2020 23:15 WIB

10 Hari Lagi Rumput Standar FIFA untuk GBT Datang

Surabaya

Pemkot Surabaya sedang mempercepat pengerjaan renovasi GBT

07 Aug 2020 23:05 WIB

Dilarang Dangdutan di Kampanye Terbuka Pilkada 2020

Nasional

Peserta Pilkada 2020 terancam didiskualifikasi jika melanggar aturan.

07 Aug 2020 22:45 WIB

Sanchez Sindir MU Setelah Dipermanenkan Inter Milan

Liga Italy

Alexis Sanchez merasa diterima dengan baik sejak awal di Inter

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...