Karim Benzema meminta maaf atas kesalahannya kepada Vinicius. (Foto:

Merasa Bersalah, Benzema Minta Maaf pada Vinicius

30 Oct 2020 17:30

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Bintang Real Madrid, Karim Benzema, akhirnya meminta maaf pada Vinicius Junior terkait ucapannya pada Ferlan Mendy. Pemain Prancis itu menyadari kesalahannya dan tidak ingin masalah ini terus memanaskan ruang ganti.

Seperti diketahui, kondisi ruang ganti Real Madrid sempat memanas setelah ucapan Benzema mengatakan kepada Mendy agar tak mengoper ke Vinicius lantaran pemain Brasil itu tampil buruk.

Insiden tersebut terjadi saat Real Madrid bermain imbang 2-2 di kandang Borussia Moenchengladbach pada ajang Liga Champions, Rabu (28/10) dini hari WIB.

“Dia (Vinicius) melakukan apa yang dia inginkan. Saudaraku, jangan bermain dengannya karena dia bermain melawan kita," kata Benzema kepada Mendy dalam bahasa Prancis dilansir dari Marca.

Sebagai bek kiri, Mendy memang akan sering bekerjasama dengan Vinicius yang berperan sebagai sayap penyerang kiri. Namun usai mendapat pesan dari Benzema, ada perubahan signifikan yang diperlihatkan mantan pemain Olympique Lyon tersebut.

Mendy tercatat hanya tiga kali mengoper bola ke Vinicius sepanjang babak kedua di Borussia Park. Sebuah pertanda ia mengikuti instruksi Benzema.

Benzema sadar insiden tersebut menjadi viral dan telah diketahui Vinicius. Maka dari itu ia tak ragu untuk meminta maaf kepada pemain yang usianya lebih muda 12 tahun.

Benzema dikabarkan berbicara secara khusus dengan Vinicius saat latihan pada Jumat 30 Oktober 2020 sepulang dari Jerman atau dua hari setelah pertandingan lawan tim asal Jerman itu. Ia menjelaskan apa yang terjadi dan meminta maaf.

Vinicius juga dikabarkan menerima permintaan maaf tersebut. Ia sadar kondisi saat itu sedang tegang sehingga wajar jika ada perilaku yang kurang terkontrol.

Apa yang dilakukan Benzema memang kurang terpuji dan tak patut dicontoh. Hal ini menambah panjang daftar aksi kontroversialnya di luar lapangan setelah sempat terlibat konflik dengan Mathieu Valbuena yang berujung pencoretan dirinya dari Timnas Prancis.