Menyiapkan Lulusan PG PAUD, Unusa Gelar Festival Anak se-Surabaya

25 Jun 2019 17:45 Unusa Gateway

Univeritas Nadhlatul Ulama (Unusa) bekerja sama dengan Dharma Wanita persatuan Kota Surabaya mengelar festival anak se-Surabaya.

Acara yang bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa dari program Pendidikan Guru (PG) PAUD tentang persoalan PAUD di lapangan ini diselenggarakan di Ciputra World Mall, Selasa, 25 Juni 2019.

Kegiatan diikuti anak usia dini dan orangtua. Kegiatan yang dilakukan adalah lomba mewarnai ibu dan anak serta lomba gerak dan lagu anak. 

"Kegiatan juga puncak dari kegiatan belajar mengajar mahasiswa PG PAUD di tiga mata kuliah yaitu, seni rupa, seni tari dan musik," ujar Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie,M.Eng ditemui di acara.

Jazidie menambahkan, kegiatan ini adalah bentuk ujian semester dengan membuat karya-karya nyata pada masing-masing mata kuliah tersebut. Bagi mahasiswa diwajibkan untuk menggagas satu kegiatan yang bisa sekaligus mengenali masalah-masalah yang ada di dunia pendidikan anak usia dini.

Sementara, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya yang juga turut hadir, Iin Hendro Gunawan mengapresiasi, festival yang diselenggarakan Unusa ini.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kegiatan ini juga merupakan bentuk tindak lanjut kerjasama dengan Unusa khususnya, dalam program PG PAUD," katanya.

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menyiapkan para guru-guru PAUD khususnya, lulusan Unusa.

"Guru-guru PAUD adalah ujung tombak bagi pembelajaran anak usia dini, karena anak- anak harus mempunyai soft skill yang bagus," katanya.

Dengan pemenuhan soft skill tersebut, diharapkan akan menjadi modal bagi mereka ketika tumbuh dewasa di era 100 tahun Indonesia.

"Mereka adalah calon- calon pemimpin, dan memang kita butuh pemimpin yang luar biasa baik secara akhlak dan pengetahua. Dan itu harus dimulai dari usia dini," katanya.

Iin menambahkan, dengan jumlah PAUD di Surabaya yang berjumlah kurang lebih 783, baik itu pendidikan non formal yang dilakukan oleh RW maupun formal. Sehingga kebutuhan guru-guru pendamping PAUD yang berkualitas sangat banyak. (pts) 

Penulis : Pita Sari
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini