Simbol Nazi yang digunakan dalam iklan tim kampanyae Donald Trump. (Reuters)
Simbol Nazi yang digunakan dalam iklan tim kampanyae Donald Trump. (Reuters)

Menyerupai Simbol Nazi, Facebook Tarik Iklan Tim Kampanye Trump

Ngopibareng.id Aplikasi 19 June 2020 12:35 WIB

Facebook mengumumkan telah menurunkan unggahan dan iklan dari tim kampanye Presiden Donald Trump lantaran melanggar aturan tentang ujaran kebencian milik Facebook.

Dilansir dari Reuters, iklan itu melibatkan simbol segitiga merah terbalik, simbol yang digunakan Nazi untuk menandai tahanan mereka. Dalam iklan yang sama juga muncul seruan bagi pengguna Facebook untuk menandatangani petisi melawan Antifa, gerakan anti fasisme yang berjalan tanpa terorganisir.

Trump dan Jaksa Agung William Bar sebelumnya beberapa kali menuding Antifa terlibat di balik protes anti rasisme, meski tak ada bukti yang kuat tentang ini.

"Kebijakan kami melarang menggunakan simbol kebencian milik kelompok yang dilarang, tanpa konteks yang mengutuk atau mendiskusikan simbol itu," kata juru bicara Facebook.

Simbol tersebut sebelumnya muncul pada halaman milik Trump dan Mike Pence, Wakil Presiden AS, juga dalam iklan di halaman Team Trump.

"Entah mereka paham atau tidak dengan simbol itu, kampanye yang menggunakan simbol milik rezim Nazi yang digunakan menandai para tahanan mereka, dan digunakan untuk menyerang lawan politiknya, adalah sangat bermasalah," kata CEO Liga Anti Fitnah, Jonathan Greenblatt dalam sebuah pernyataan.

Sementara juru bicara dari tim Trump membenarkan jika mereka menggunakan simbol tersebut dalam sebuah iklan tentang Antifa. Mereka menggunakannya sebab simbol itu tak masuk dalam data simbol kebencian milik Liga Anti Fitnah. Selain itu mereka juga melihat Facebooh memiliki emoji dengan bentuk yang serupa.

“Kami melihat jika Facebook punya emoji yang mirip dengan segitiga merah terbalik itu, jadi sungguh membuat penasaran jika mereka hanya menurunkan iklan ini ,” kata juru bicara Kampanye Trump, Tim Murtaugh lewat ewail yang dikirim kepada Reuters.

Mark Bray, sejarawan dari Universitas Rutgers dan penulis buku 'Antifa: The Anti-Facist Handbook", mengatakan jika segitiga merah telah digunakan oleh sejumlah kelompok kiri di Inggris dan Jerman pasca Perang Dunia II, namun simbol ini belum pernah digunakan oleh kelompok anti fasis di Amerika Serikat.

Reuters sendiri menghitung terdapat 88 iklan yang menggunakan simbol dari tiga halaman Facebook. Iklan dari halaman Trump telah mendulang lebih dari 800 ribu impresi, berdasarkan data base iklan Facebook.

Facebook sendiri menyatakan akan tetap konsisten menurunkan simbol serupa jika ditemukan muncul di akun lain dalam platform mereka.

Penulis : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Dec 2020 11:50 WIB

Wapres: Ekonomi Islam Berbasis Syariah Mampu Hadapi Krisis

Nasional

Forum Zakat Dunia untuk turut memperkuat ekonomi Islam.

03 Dec 2020 11:37 WIB

Gubenur Ganjar Izinkan Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi

Nusantara

Asrama Haji Donohudan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

03 Dec 2020 11:10 WIB

Wapres Buka Rakernas REI 2020 Secara Daring

Nasional

Real Estate Indonesia (REI) menggelar Rakernas REI 2020.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...