Mohammad Nasir memberikan sambutannya di acara Bromo Confrence yang bertempat di Aula Garuda Mukti Unair Surabaya, Rabu 11 Juli 2018. (amm/ngopibareng.id)
Mohammad Nasir memberikan sambutannya di acara Bromo Confrence yang bertempat di Aula Garuda Mukti Unair Surabaya, Rabu 11 Juli 2018. (amm/ngopibareng.id)

Dengan Bahan Alam, Menristekdikti Ingin Unair Lahirkan Inovasi Baru di Bidang Farmasi

Ngopibareng.id Pendidikan 11 July 2018 18:47 WIB

Fakultas Farmasi dan Lembaga Penyakit Tropis (ITD) Universitas Airlangga (Unair) bekerjasama dengan Perhimpunan Peneliti Bahan Alam (PERI-HPBA) serta Phytochemical Society of Asia (PSA) menyelenggarakan seminar Internasional produk bahan alam dan keanekaragaman hayati.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir hadir yang membuka kegiatan bertajuk "Bromo Conference, Symposium on Natural Products and Biodiversity" yang diselenggarakan di Aula Garuda Mukti, Unair, Rabu, 11 Juli 2018.

Dalam sambutannya, Menristekdikti Mohamad Nasir menantang perguruan tinggi untuk menghasilkan riset yang dapat digunakan sebagai bahan farmasi.

Hal itu dikarenakan, sebanyak 92 persen bahan untuk farmasi di Indonesia merupakan hasil impor. Oleh karenanya diperlukan riset untuk memanfaatkan kekayaan alam dan biodiversitas yang ada di Indonesia.

"Perguruan tinggi harus mengembangkan riset produk alami dan biodiversitas, sehingga tidak hanya berhenti menjadi penelitian di perpustakaan. Saya harap dengan seminar ini dapat dihasilkan inovasi baru atau produk baru yang dapat menangani beberapa masalah di bidang farmasi. Saya ingin Unair juga berperan penting lahirkan inovasi baru di bidang itu," ungkap Nasir.

Senada dengan Nasir, Rektor Unair, Mohammad Nasih juga mengungkapkan, Indonesia kaya akan biodiversitas dan bahan dari alam yang bila diolah dapat hasilkan produk yang dapat mengobati berbagai penyakit.

"Riset harus semakin kuat dan berdampak baik pada masyarakat. Konferensi ini untuk memperkuat produk alami dan memperdalam riset biodiversitas di Indonesia dengan mengundang para peneliti Internasional dalam bidang farmasi," jelasnya.

Pada rangkaian kegiatan Bromo Conference ini juga diselenggarakan tiga workshop, yaitu "Metabolomics and dereplication strategies for natural product research by LC/HRMSMS", "Isolation and full de novo structure identification strategies for drug lead discovery from natural sources by NMR", serta "Bioactivity assay of natural substances agains hepatitis virus".

Selain itu, pada rangkaian kegiatan ini Unair telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Konimex dalam bidang pendidikan dan riset. (amm)

Penulis : Amanah Nur Asiah

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Mar 2021 23:56 WIB

Sekolah.mu Berikan Pelatihan bagi Penerima Kartu Prakerja

Pendidikan

Mereka komitmen untuk menghadirkan pelatihan berkualitas

05 Mar 2021 23:45 WIB

Pertama dalam Sejarah, Paus Fransiskus Berkunjung ke Irak

Internasional

Lawatan luar negeri pertama setelah 16 bulan terakhir.

05 Mar 2021 23:33 WIB

Curhat Soal KLB, SBY Sebut Moeldoko Tak Punya Urat Malu

Politik

SBY menyebut Moeldoko tegas dan berdarah dingin.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...