Menko Polhukam Mahfud MD, merasa tidak pernah melarang orang menyebut kafir karena di Alquran ada. (Foto: Dok/Antara)

Menko Polhukam: Saya Tidak Pernah Melarang Orang Menyebut Kafir

Nasional 29 October 2019 09:14 WIB

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan tidak pernah melarang orang lain menyebut kafir. Karena istilah kafir tertulis dalam kitan suci Alquran yang dia imani.

"Wartawan yang menulis di media sosial itu tidak paham dengan pernyataan saya, atau sengaja memelintir untuk membuat gaduh," kata Mahmud MD kepada Ngopibareng.id, Selasa 29 Oktober 2019.

Menurut Mahfud yang dilarang mengkhafirkan orang dengan semena-mena karena beda pemikiran. "Contohnya orang yang tidak memakai cadar, disebut kafir. Orang yang tidak ikut kelompoknya dianggap kafir, itu yang saya maksud," katanya.

Kalau di dalam Alquran disebutkan orang yang tidak percaya kepada Allah dan Nabi Muhammad dikatakan kafir, ya harus diucapkan seperti itu. "Saya sebagai orang Islam satu hari menyebut kafir itu beberapa kali," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi.

Merasa dikerjai di media sosial, dan mendapat protes dari netizen, Mahfud menegaskan kembali bahwa dirinya tidak pernah melarang imam masjid atau dai menyebut kafir.

"Yang dilarang menuduh orang kafir dengan semena-mena karena berbeda pemikiran," ujarnya menjelaskan konteksnya saat melarang kata kafir digunakan beberapa waktu lalu.

Mahfud sedang mempertimbangkan untuk melaporkan salah satu akun di media sosial tersebut yang diduga mengerjainya itu ke Polisi.

Sebelumnya, di sebuah medsos Mahfud dikatakan, melarang menggunakan istilah kafir di masjid BUMN. Buntut dari tulisan tersebut, Mahfud mendapat kecaman dari warganet. Bahkan ada yang menuding Mahfud diangkat menjadi Menko Polhukam untuk mengkerdilkan Islam di Indonesia. "Naudzubillah," kata Mahfud.

Penulis : Asmanu Sudharso

Editor : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

10 Aug 2020 22:33 WIB

Mahfud MD: Bintang Jasa pada Fadli Zon dan Fahri Hamzah Sesuai UU

Nasional

Menkopolhukam Mahfud MD menilai pemberian bintang jasa sudah sesuai UU.

08 Aug 2020 17:58 WIB

Nakes yang Meninggal Dapat Bintang Jasa dan Santunan Rp 300 Juta

Nasional

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, tahap pertama diberikan pada 22 orang.

30 Jul 2020 01:35 WIB

Sahkan Undang-undang, Turki Ancam Potong Bandwith Medsos

Internet

Youtube dan Facebook akan dipotong badnwithnya jika melanggar.

Terbaru

Lihat semua
11 Aug 2020 05:39 WIB

NU-Muhammadiyah Fokus Jaga NKRI

Ahmad Zaini
11 Aug 2020 05:39 WIB

Penting! Dzikir Akhir Salat Sebelum Salam, Pesan Gus Baha'

Islam Sehari-hari
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...