Ilustrasi air es yang harus dihindari saat musim hujan dan pandemi Covid-19. (Foto: Google)
Ilustrasi air es yang harus dihindari saat musim hujan dan pandemi Covid-19. (Foto: Google)

Jaga Imun Tubuh saat Pandemi, Jangan Banyak Minus Es

Ngopibareng.id Rek, Ojok Angel Tuturane 27 November 2020 16:43 WIB

Pada musim hujan dan pandemi Covid-19 seperti saat ini, menjaga imunitas tubuh menjadi fokus utama bagi masyarakat. Dr Christrijogo Sumartono W, dr SpAn KAR, KIC mengatakan, masyarakat harus mewaspadai resiko infeksi terhadap virus.

"Saat suhu dingin, udara cenderung memiliki tingkat kelembapan rendah, sehingga virus lebih mudah berpindah tempat," ujar dokter yang bertugas di RS Lapangan Indrapura ini.

Christrijogo menjelaskan, untuk mengurangi resiko terinfeksi virus masyarakat diminta untuk menjauhi pencetus tempat virus berkembang biak. Virus biasanya akan berkembang biak bila ada inang atau tempelannya, seperti saat kita batuk dan pilek.

"Untuk itu sebaiknya jangan minum es dulu. Karena kan itu pencetus batuk, pilek disaat musim hujan seperri ini. Nah kalau sakit, tubuh kurang fit, virus jadi gampang masuk karena ada tempelannya," kata dia.

Virus bisa bertahan sangat kuat di tempat-tempat bersuhu dingin. Suhu tubuh normal adalah 37 derajat celsius. Ketika Anda minum sesuatu pada suhu yang sangat rendah, tubuh harus mengeluarkan energi untuk mengatur suhu secara normal. Energi yang dihabiskan ini digunakan untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi. Efek tersebut membuat tubuh kekurangan nutrisi.

 

Christrijogo menyarankan, sebaiknya masyarakat mengonsumsi minuman hangat untuk menjaga kondisi tubuhnya. Perbanyak minum dan makan yang hangat, seperti sup agar tubuh tetap terjaga imunitasnya.

Dokter yang juga bertugas di ruang khusus infeksi RSUD dr. Soetomo ini juga mengingatkan masyarakat untuk berolahraga dan menghindari kerumunan. "Saat berolahraga juga harus diperhatikan kondisinya, kalau memang tidak fit jangan. Sebab kalau dipaksakan malah kondisinya akan drop dan bisa membuat sesak sampai oksigen rendah. Sehingga happy hypoxia dan akhirnya meninggal dunia," jelasnya.

Selain itu, tambah Christrijogo, konsumsi vitamin, buah, dan sayur menjadi asupan baik untuk tubuh menjadi sehat dan memiliki imunitas yang kuat. "Paling penting karena keadaan masih pandemi patuhi protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun lalu dibilas dengan air bersih yang mengalir, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan," pesannya.

Terakhir, lanjut Christrijogo, hal paling penting dilakukan adalah istirahat yang cukup dengan durasi waktu 3-4 jam dalam sehari.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Penulis : Pita Sari

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

16 Jan 2021 19:37 WIB

Basarnas Perpanjang Operasi Penumpang Pesawat Sriwijaya SJ182

Nasional

Diperpanjang tiga hari ke depan.

16 Jan 2021 19:36 WIB

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Edukasi Warga Soal Vaksin

Surabaya

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti menemukan ada warga yang ragu.

16 Jan 2021 19:27 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Warga Panik

Jawa Timur

Gunung Semeru erupsi membuat warga yang berada di kaki gunung mengungsi.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...