Menhub Budi Karya dan Panglima TNI Masekal Hadi Tjahanto mendengarkan keterangan  Kepala Basarnas Marsda Bagus Puruhito tentang pencarian Sriwijaya Air. ( foto: istimewa)
Menhub Budi Karya dan Panglima TNI Masekal Hadi Tjahanto mendengarkan keterangan Kepala Basarnas Marsda Bagus Puruhito tentang pencarian Sriwijaya Air. ( foto: istimewa)

Menhub dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Jatuhnya Sriwijaya

Ngopibareng.id Nasional 10 January 2021 11:38 WIB

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, meninjau titik yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182.

Rombongan menggunakan Kapal KRI John Lie milik TNI, pada Minggu 10 Januari 2021. Ikut dalam kunjungan Kabasarnas, Ketua KNKT, Dirut Jasa Raharja dan Dirjen Perhubungan Udara,

“Sekali lagi kami sampaikan duka mendalam atas terjadinya musibah ini. Pak Presiden telah menginstruksikan kami untuk melakukan upaya pencarian secara maksimal dan hari ini kami bersama stakeholder Basarnas, KNKT, TNI, Polri, dan lainnya akan melihat lokasi ditemukannya serpihan pesawat,” kata Menhub di Dermaga IJCT Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menhub menegaskan, komando pencarian dan pertolongan (search and rescue) adalah Basarnas, didukung oleh instansi terkait lainnya. Menhub mengatakan, Basarnas akan menyampaikan informasi secara berkala dari waktu ke waktu terkait dengan kondisi terkini pencarian dan pertolongan yang dilakukan.

Kepala Basarnas, Bagus Puruhito mengatakan, pihaknya melaksanakan tiga metode pencarian yaitu pencarian melalui udara dengan helikopter, pencarian di laut menggunakan kapal, dan pencarian di bawah permukaan laut menggunakan kapal yang memiliki alat pendeteksi bawah laut.

Dalam melakukan tugas pencarian dan pertolongan, Basarnas diukung oleh berbagai instansi terkait lainnya seperti : TNI, Polri, KPLP Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, dan instansi terkait lainnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI mendukung upaya pencarian dan pertolongan di bawah komando Basarnas dengan mengerahkan sejumlah pesawat, helikopter, dan kapal. TNI juga telah menerjunkan tim penyelam dari Kopaska.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, pihaknya hari ini akan melakukan suvei lokasi untuk memetakan kondisi lapangan dalam rangka mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk mencari kotak hitam (black box) pesawat.

Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo mengatakan, pihaknya hari ini akan melakukan pendataan dan melakukan survei ke rumah para korban untuk memastikan kebenaran data. Pihaknya memastikan akan segera memproses santunan yang nantinya akan didapatkan oleh keluarga korban.

Pencarian Sriwijaya dengan nomor penerbangan SJY 182, hari ini diharapkan sudah mendapat titik terang, sehingga evakuasi korban bisa segera dilakukan.

Penulis : Asmanu Sudharso

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Mar 2021 21:30 WIB

Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan Ratusan Iphone

Kriminalitas

Iphone tersebut diselundupkan melalui jalur udara dari Batam.

03 Mar 2021 21:15 WIB

Walikota Bukittinggi Wajibkan ASN Subuhan Berjamaah, Ini Kata DPR

Nusantara

Minta agar Mendagri membina Walikota Bukittinggi.

03 Mar 2021 21:00 WIB

Atasi Stunting, Mahasiswa UB Ciptakan Biskuit Berbahan Ulat

Pojok Unibraw

Ulat sangat dibutuhkan bagi masa tumbuh kembang anak.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...