Menggunakan Handuk Setelah Cuci Muka dapat Memicu Bakteri? Ini Penjelasannya

SapaDokter 04 June 2018 17:30 WIB

Setelah mencuci wajah, umumnya kita mengeringkannya dengan handuk. Ternyata pemakaian handuk sangatlah keliru. Alasannya, karena tidak baik untuk kulit dan membuat kerja produk skincare jadi kurang efektif.

Berdasarkan penjelasan ahli kecantikan dari Austria, Jocelyn Petroni, produk skincare akan lebih mudah diserap ketika kulit dalam keadaan lembap (agak basah dan tidak kering). Nah, ketika kita mengeringkan wajah dengan handuk, kulit jadi langsung kering, meski bisa kita semprotkan facial mist atau facial spray pada wajah untuk melembapkannya lagi.‚Äč

Terlepas dari itu, handuk sebenarnya merupakan sarang bakteri karena dipakai untuk mengeringkan bagian tubuh lainnya atau digantung dalam keadaan lembap. Saat dipakai untuk mengeringkan wajah, sama saja menyebarkan bakteri ke wajah.

Hal itu bisa saja dapat munculnya jerawat dan membuat skincare yang kita pakai tak bermanfaat akibat kita mengeringkan wajah dengan handuk.

Nah, cara terbaik untuk menyerap kelebihan air di wajah setelah cuci muka yaitu kita bisa menggunakan tissue. Namun jika ingin lebih menghindari pemakaian banyak tissue, kita bisa dengan ‘membuang' kelebihan air di wajah dengan telapak tangan.

Caranya, usap wajah dari tengah ke arah luar, lalu ciprat-cipratkan tangan untuk membuang kelebihan air. Lakukan terus hingga wajah setengah kering. Setelah itu baru kita menggunakan skincare.

Penulis : Amanah Nur Asiah

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Aug 2020 17:23 WIB

Wapres: Hilangkan Hambatan Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi

Nasional

Wapres meminta semua pihak membangun kepercayaan masyarakat

13 Aug 2020 13:41 WIB

Pemkot Malang Bakal Sanksi Warga yang Tidak Pakai Masker

Jawa Timur

Implementasi dari Inpres Nomor 6 Tahun 2020.

12 Aug 2020 22:35 WIB

Satu Tenaga Kesehatan di Banyuwangi Terpapar Covid-19

Jawa Timur

Terdapat tambahan tujuh kasus Covid-19 baru di Banyuwangi.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...