Persebaya vs Persija di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), saat putaran pertama Liga 1 2019. (Foto: Haris/ngopibareng.id)
Persebaya vs Persija di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), saat putaran pertama Liga 1 2019. (Foto: Haris/ngopibareng.id)

Menang Atas Persija, Persebaya Aman di Posisi Ketiga

Ngopibareng.id Liga Indonesia 18 December 2019 00:15 WIB

Persebaya Surabaya merayakan kemenangan di kandang Persija Jakarta, usai menutup pertandingan dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Selasa 17 Desember 2019 malam.

Gol kemenangan Persebaya ini dicetak oleh Osvaldo Haay pada menit ke-8, lalu disusul oleh gol Diogo Campos di menit ke-28. Berikutnya, gol balasan Persija dicetak oleg Marko Simic lewat tendangan penalti di menit ke-38.

Menanggapi kemenangan ini, pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku puas atas perjuangan para pemainnya. Sebab bisa mewujudkan mimpi meraih kemenangan di kandang Macan Kemayoran, julukan Persija.

"Pertandingan yang sangat menarik selama 90 menit. Sebelum pertandingan saya sampaikan pertandingan berjalan dengan menarik cukup yakin dengan tim saya. Alhamdulillah bisa mendapatkan tiga poin setelah 10 tahun tidak main di GBK," kata Aji seusai pertandingan.

Menurut Aji, kemenangan ini berkat kinerja para pemain yang telah menerapkan seluruh intruksinya. Terutama mematikan pergerakan Riko Simanjutak dan Marko Simic.

"Memang kunci player dari Persija adalah Riko sama Simic. Saya sudah sampaikan kalau bisa menghentikan dua pemain ini insyaallah bisa mendapatkan poin," ujar pelatih asal Malang ini.

Sementara itu, posisi kapten Persebaya yang diemban oleh Rahmat Irianto alian Rian disebut Aji Santoso terpaksa. Karena Ruben ada masalah pada perutnya, sehingga absen bermain.

"Sebenarnya sejak awal, saya memasang Ruben di bek kiri, cuma kondisinya tidak memungkinka, dia terkena diare tidak bisa istirarahat dengan baik, terus saya berpikir ada koko, tapi dia belum terlalu banyak pengalaman. Akhirnya saya berpikir keras, dan akhirnya Rian main disitu dan saya tugasi sebagai kapten," imbuh pelatih 49 tahun ini.

Aji Santoso lantas meminta Rian sebagai kapten pertimbangannya, karena dirinya ingin mengajarkan putra Bejo Sugiantoro menjadi pemimpin di lapangan. Apalagi dia melihat perlu ada kaderisasi untuk para pemain muda.

"Rian masih muda, tapi saya ingin mengajarkan pada dia untik menjadi leader (pemimpin). Hansamu pernah, Dutra pernah, Ruben juga. Akhirnya saya memutuskan rian dan dia bisa jadi panutan. Dan mudah-mudahan bisa jauh lebih baik," tambah Aji Santoso.

Usai kemenangan ini, Aji Santoso semakin optimis Persebaya bisa mengakhiri kompetisi di runner up, alias finish diperingkat kedua. Karena kini Bajul Ijo menempati posisi ketiga dengan 51 poin, dan selisih satu angka dari Persipura yang berada di peringkat kedua.

"Tentu masih optimis bisa diperingkat dua, tapi melihat hasil pertandingan terakhir antara Persipura melawan Borneo," ujar Aji Santoso.

Selain itu, Aji Santoso memang memiliki mimpi membawa Persebaya memgakhiri musim dengan manis. Apalagi selama hadirnya mantan pelatih Persela Lamomgan ini Bajul Ijo belum terkalahkan di delapan pertandingan.

"Bagi saya, bisa menutup kompteisi ini dengan happy ending. Paling tidak bisa peringkat tiga, tapi syukur-syukur menjadi nomor dua, karena pertama saya masuk manajemen menargetkan tidak degradasi. Alhamdulillah delapam pertandingan belum tersentuh kekalahan," ucap Aji Santoso.

Selanjutnya, Persebaya akan menghadapi Perseru Badak Lampung di pertandingan terakhir Liga 1. Rencananya, laga tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pada Minggu 22 Desember 2019.

Penulis : Haris Dwi

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Jan 2021 15:50 WIB

Busana Kamala Harris Diprediksi The Simpsons sejak 21 Tahun Lalu

Internasional

Busana Kamala Harris serba ungu mirip Lisa Simpsons.

24 Jan 2021 15:27 WIB

Satpol PP Surabaya Sebut Aksi Penggalangan Dana Harus Ada Izin

Surabaya

Sesuai Perwali Nomor 55 Tahun 2017

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...