Komunitas minion bike Bandung. (Foto: Istimewa)
Komunitas minion bike Bandung. (Foto: Istimewa)

Membangun Minion Bike yang Tak Kalah Serunya

Ngopibareng.id Gowes Bareng 30 October 2020 17:16 WIB

Selain roadbike, mountain bike, sepeda lipat berbagai merek, sebenarnya ada yang juga punya massa fanatis. Yaitu minion bike. Ya, memang namanya minion. Seperti nama tokoh film kartun itu.

Kenapa namanya itu, karena basis sepeda ini sebenarnya adalah sepeda mini. Jadi hanya diambil rangkanya. Lantas dimodifikasi dan dipasangi komponen-komponen sepeda lain. Jadilah keren dan siap mejeng. Mereka punya komunitasnya sendiri.

Tidak mahal dan tidak sulit mendapatkan komponennya. Oki Setiadi dari MinionBikes yang berada di Jalan Karanganyar (depan Hotel Pantes) Semarang berbagi cerita membangun sepeda Minion.

“Pertama pasti cari frame dulu. Ada dua pilihan. Mau frame lokal atau impor. Bisa beli full bike merek Phonix itu harganya 400 ribuan. Jika bisa dapat rangka saja harganya 250-350 ribuan. Jika frame jepang seperti Deki atau Sanki harganya 700 ribuan,” bilang Oki.

Oki Setiadi dari minionbikes Semarang Foto IstimewaOki Setiadi dari minionbikes Semarang. (Foto: Istimewa)

Setelah mendapatkan frame tidak bisa langsung plug ‘n play. Harus dimodifikasi dulu. Terutama bagian belakang. “Karena mengakomodasi 7-10 speed. Jadi chainstay belakang harus dilebarkan kira-kira 14 cm untuk akomodasi 7 speed. Atau sekitar 16 cm jika mau pasang sproket 10 speed,” tutur Oki. Sekalian membuat dudukan cakram saat melebarkan frame itu.

Contoh frame impor Jepang yang akan dijadikan minion bike Foto IstimewaContoh frame impor Jepang yang akan dijadikan minion bike. (Foto: Istimewa)
Frame lokal merek Phoenix Foto IstimewaFrame lokal merek Phoenix. (Foto: Istimewa)

Selesai urusan frame, proses selanjutnya adalah masuk ke bengkel cat. Untuk warna ini, Oki tidak memiliki patokan biaya. “Macam-macam bahan dan teknik pengecatan. Jadi benar-benar harus duduk dan saling diskusi baru bisa menentukan biaya,” tukasnya.

Lantas mulailah memilih komponen pendukung. Ada cyclist yang ingin mengakomodasi handlebar tinggi seperti milik Brompton, atau lurus seperti MTB. Ada juga yang ingin model minitrack dengan model pendek.

Sebagai perintis lapak toko MinionBikes, Oki tidak mau repot. Jadi dibikinlah paketan biaya membangun minion. “Mulai 3,8 juta dengan 7 speed hingga 6,7 juta untuk 9 speed,” tuturnya.

Minion bike bisa dibangun dengan bujet terjangkau dan ekonomis Foto IstimewaMinion bike bisa dibangun dengan bujet terjangkau dan ekonomis. (Foto: Istimewa)

Tapi harga itu bukan patokan fix karena Oki juga memiliki pilihan paket hemat. Ada yang 2,5 juta rupiah saja dengan komponen yang baru. Tentunya dengan komponen yang berbeda kelas dengan yang 3,8 juta ya,” bilangnya lantas tertawa.

Bahkan Oki bisa membangun sepeda minion dengan bujet hanya 1 jutaan. “Tapi komponennya bekas semua. Jamin masih layak pakai dan bagus,” imbuhnya.

Oki membebaskan pelanggannya berbelanja komponen yang diinginkan. Jadi tidak harus mengambil dari lapak Oki. Tapi pria ramah ini tidak menyarankan membeli komponen secara online jika memang belum paham benar dengna part yang dibutuhkan.

Minion Jogja saat ikut kontes di salah satu mall di Jogja Foto IstimewaMinion Jogja saat ikut kontes di salah satu mall di Jogja. (Foto: Istimewa)

“Jika pelanggan tidak paham ukurannya berapa, modelnya seperti apa. Komponen itu tidak cocok ketika dikawinkan dengan komponen lain. Misalnya beli freehub slub lalu beli sproket ulir. Jadi tidak nyambung tidak bisa pas. Jadi sayang uangnya,” jelasnya.

Untuk komponen, biasanya menggunakan milik Pacific, Genio, Trex, United, dan lainnya. “Freehub 9 speed biasanya pakai milik United dan Pacific karena harganya yang ekonomis tapi kualitasnya bagus,” ujarnya.

Tapi tak menutup kemungkinan, Oki menggunakan juga freehub yang premium keluaran Raze, Litepro, dan lainnya. Wheelset ada merek Edge, Deka, Litepro itu yang kelas atas.

“Lagi-lagi bisa ambil dari Pacific, United jika mau wheelset yang lebih ekonomis harganya. Bahkan ada yang tanpa merek,” kata Oki yang memiliki akun instagram @minionbikes ini.

Pesona kecantikan dan kelucuan minion bike Foto IstimewaPesona kecantikan dan kelucuan minion bike. (Foto: Istimewa)

Untuk wheelset biasanya pakai ukuran 20 inchi, atau 20 plus inchi atau yang 22 inchi. Mayoritas pakai ukuran 20 inchi. Tapi merek Litepro, Deka, Edge mengeluarkan ukuran 20 plus inchi. Merek ini juga punya yang ukuran 22 inchi.

Biasanya wheelset ukuran 22 inchi ini dipasang di frame yang ukuran 24 inchi. “Jadi frame besar ini dicustom diturunkan ke ukuran 20 inchi lantas dipasangi wheelset ukuran 22 inchi,” tutupnya.

Komunitas minion bike Bandung Foto IstimewaKomunitas minion bike Bandung. (Foto: Istimewa)

Oki tinggal menyesuaikan dengan budget dari pelanggannya. Yang pasti, Oki memberikan pilihan yang terbaik dan kualitas yang terbaik. “Asal pelanggan puas dan bisa gowes dengan bangga. Itu yang terpenting,” kekehnya.

Ayo, membangun sepeda minion. Selain bentuknya yang lucu, imut, sensasi membangun sebuah sepeda bisa jadi penawar atau penyembuh stres. Sangat banyak refensinya di instagram. Begitu pula komunitasnya, ada minion Jogja, Minion Bandung, dan kota lainnya. Tinggal ketik hashtag #minionbike ribuan foto akan muncul.

Penulis : Yudy Hananta

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Dec 2020 08:13 WIB

Jadi Tersangka Dana Bansos Covid-19, Ini Kekayaan Mensos

Korupsi

Kekayaan Mensos Juliari sesuai LHKPN tercatat sebanyak Rp47,18 miliar.

06 Dec 2020 07:52 WIB

Mensos Diduga Terima Suap Rp17 Miliar dari Paket Sembako Bansos

Korupsi

Mensos tersangkut dugaan suap bantuan sosial ( bansos.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...